Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban bermain di kolam renang bersama teman-temannya. Korban dan rombongan tiba di Akbar Zoo pukul 07.30. Setibanya di sana, anak-anak yang rata-rata berusia lima dan enam tahun langsung menyerbu kolam renang anak.
Saat bermain di kolam, korban didampingi oleh pengasuhnya, Ana Ariyati, 31. Setengah jam setelah berenang, Ana berniat mengambil pakaian ganti. Nahas, sesaat setelah mengambil baju itulah, Ana melihat korban sudah tenggelam.
Bersama perwakilan sekolah, Ana langsung memberikan pertolongan pertama pada korban. Saat itu, mulut korban sudah mengeluarkan busa. Korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Paspan. ”Nyawa korban sudah tidak tertolong saat dibawa ke puskesmas. Korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” ujar Kapolsek Glagah AKP Pudji Wahyono melalui Kanitreskrim Aiptu Hengky Setya Budi.
Peristiwa tenggelamnya bocah tersebut bisa diterima oleh pihak keluarga sebagai musibah. Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Polisi juga memasang police line (garis polisi) di lokasi kejadian.
Dari keterangan pihak pengelola Akbar Zoo, di tempat tersebut memang ada keterbatasan karyawan. ”Kami masih melakukan penyelidikan terkait kejadian anak tenggelam tersebut,” kata Hengky.
Jenazah korban langsung diantarkan pulang ke rumah duka yang difasilitasi oleh pihak pengelola wisata Akbar Zoo. Petugas dari Polsek Glagah juga melakukan pengawalan untuk mengantar korban hingga rumah duka di Jember. ”Ada tiga anggota Polsek Glagah yang ikut mengawal pemulangan jenazah korban,” tandasnya. (fre/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud