Kuota Cuma 41, Pendaftar Khitan Massal Cheng Hoo Banyuwangi Tembus 100 Anak

Fredy Rizki Manunggal • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 23:00 WIB
GEMBIRA: Puluhan anak di Banyuwangi mengikuti khitan massal gratis yang digelar Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi, Minggu (6/9). (Fredy Rizki/Radar Banyuwangi)
GEMBIRA: Puluhan anak di Banyuwangi mengikuti khitan massal gratis yang digelar Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi, Minggu (6/9). (Fredy Rizki/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Baru pertama kali digelar, khitan massal Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi langsung disambut antusiasme tinggi masyarakat. Kuota hanya 41 anak, tetapi jumlah pendaftar membeludak hingga 100 orang. Minggu (6/9), puluhan tenaga medis pun dikerahkan untuk memberikan layanan khitan gratis di area masjid.

Kegiatan sosial tersebut menjadi langkah perdana pengurus Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi dalam menghadirkan layanan kesehatan sekaligus kepedulian langsung bagi masyarakat sekitar.

Ketua Pembina Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi H. Kadapi Kadiso mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dibatasi karena merupakan penyelenggaraan perdana. Pengurus memprioritaskan anak-anak dari lingkungan sekitar masjid agar manfaat kegiatan bisa dirasakan masyarakat secara langsung.

“Ini tahun pertama. Kita belajar dengan IDI Banyuwangi agar lebih kompak. Ada anak-anak masyarakat, kuota maksimal 41 peserta, tetapi pendaftarnya sampai 100 orang,” kata Kadapi.

Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap kegiatan sosial semacam itu cukup besar. Karena itu, pengurus membuka peluang agar khitan massal tidak berhenti sebagai kegiatan perdana.

“Karena perdana, kita kira secukupnya. Kita utamakan sekitar agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Insyaallah ke depan akan rutin,” ujarnya.

Libatkan 38 Dokter

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyuwangi.

Ketua IDI Banyuwangi Dr. Widji Lestariono mengatakan, sebanyak 38 dokter terlibat dalam kegiatan tersebut. Para tenaga medis dibagi menjadi tiga kelompok untuk memastikan proses khitan berlangsung terkoordinasi.

“Semua tenaga medis kita libatkan. Ada pembagian tiga kelompok, operator, asisten operator, dan tim pendukung,” jelasnya.

Bukan sekadar mengandalkan metode konvensional, pelaksanaan khitan juga menerapkan teknologi modern circumcision. Metode tersebut diklaim membuat proses tindakan lebih cepat dengan rasa sakit yang lebih minim serta masa pemulihan relatif singkat.

“Ada teknologi baru yang diterapkan, modern circumcision. Prosesnya cepat, minim rasa sakit dan penyembuhannya dalam hitungan hari. Tidak perlu dijahit,” terang Widji.

Tak Hanya Khitan, Peserta Dapat Santunan

Manfaat yang diterima peserta tidak berhenti pada layanan khitan. Setiap anak juga mendapatkan bingkisan dan santunan dengan nilai sekitar Rp 500 ribu.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan keluarga sekaligus memberikan pengalaman positif bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan sosial tersebut.

Salah satu warga Sumberejo, Saimun, turut membawa dua anak yatim untuk mengikuti khitan massal. Dia menyambut baik kegiatan yang dinilainya sangat membantu masyarakat.

“Saya bersyukur ada acara seperti ini. Sangat membantu,” ungkapnya.

Dari puluhan peserta, terdapat Zafi yang masih berusia tiga tahun. Bocah tersebut menjadi salah satu peserta termuda dalam khitan massal perdana Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi.

Bagi pengurus masjid, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda sosial sehari. Khitan massal menjadi pintu untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong.

Pengurus Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi pun masih mengevaluasi pelaksanaan perdana tersebut. Jika dinilai memberikan manfaat dan berjalan baik, kegiatan serupa direncanakan kembali digelar dengan sasaran penerima manfaat yang lebih luas.

“Kita lihat dulu bagaimana penyelenggaraan tahun ini, jika bermanfaat dan baik insyAllah nanti kita gelar lagi,” pungkas Kadapi. (fre/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
khitan massal Khitan gratis Santunan anak idi banyuwangi masjid cheng hoo