RADAR BANYUWANGI - Di balik lancarnya distribusi pangan, hasil pertanian, hingga produk UMKM ke berbagai daerah, ada perjuangan para sopir logistik yang bekerja tanpa mengenal waktu. Peran itulah yang mendapat apresiasi khusus dari Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Perkumpulan Sopir Logistik Indonesia (PSLI) di Pantai Cacalan, Banyuwangi, Minggu (2/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Mujiono menegaskan bahwa keberadaan sopir logistik bukan sekadar profesi, melainkan salah satu penggerak utama roda perekonomian nasional. Menurutnya, usia organisasi yang baru menginjak satu tahun bukan ukuran utama, tetapi manfaat yang telah diberikan kepada anggota maupun masyarakat.
"Panjenengan semuanya adalah urat nadi distribusi barang dan jasa, serta penggerak ekonomi Indonesia," tegas Mujiono di hadapan ratusan anggota PSLI.
Ia menggambarkan beratnya tugas para pengemudi logistik yang harus tetap berada di balik kemudi ketika sebagian besar masyarakat sedang beristirahat. Berkat dedikasi mereka, kebutuhan pokok, hasil pertanian, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat terus mengalir ke berbagai wilayah.
"Ketika sebagian orang tidur nyenyak di rumah, di situ ada pahlawan yang masih memegang kemudi. Mengantarkan bahan pangan, hasil pertanian, hingga produk UMKM menembus berbagai daerah. Tanpa kelancaran distribusi dari para sopir logistik, stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasar akan terganggu," ujarnya.
Mujiono juga mengajak PSLI terus meningkatkan profesionalisme para anggotanya. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan industri transportasi serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan aparat kepolisian menjadi kunci menciptakan sistem logistik yang aman, efisien, dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua Umum PSLI Slamet Barokah mengatakan, peringatan satu tahun organisasi menjadi momentum mempererat solidaritas antaranggota sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Kami di PSLI berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemda, Pemprov, hingga pemerintah pusat menuju Indonesia maju," katanya.
Peringatan HUT pertama PSLI juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Dalam kegiatan tersebut diputar video ucapan selamat dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka serta Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Dalam pesannya, Wakil Presiden memberikan apresiasi kepada para pengemudi logistik sekaligus menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan integritas demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut Slamet, dukungan moral dari Wakil Presiden menjadi motivasi besar bagi organisasi yang masih berusia muda tersebut.
"Suatu kebanggaan luar biasa bagi kami di usia yang pertama ini mendapatkan dukungan moral dan ucapan selamat dari Mas Wapres. Beliau mengapresiasi keberadaan PSLI yang siap mendorong peningkatan kualitas dan integritas para pengemudi," ungkapnya.
Peringatan HUT ke-1 PSLI turut dihadiri unsur Forkopimda Banyuwangi, General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Arief Eko Kurniansjah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Ocky Olivia, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap), serta sejumlah pemangku kepentingan sektor transportasi dan logistik.
Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa di balik kelancaran rantai pasok nasional terdapat peran besar para sopir logistik. Melalui penguatan solidaritas, peningkatan kompetensi, dan kolaborasi lintas sektor, PSLI berharap mampu terus berkontribusi menjaga distribusi barang tetap lancar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. (*)
Editor : Ali Sodiqin