Dio Arli Nahkodai HIPMI Banyuwangi, Siap Cetak Pengusaha Muda dari Desa

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 23:00 WIB
Dio Arli Rahadi beserta jajaran pengurus Hipmi Banyuwangi dilantik oleh Ketua Umum BPD Hipmi Jawa Timur Ahmad Salim Assegaf di pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Kamis malam (31/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Dio Arli Rahadi beserta jajaran pengurus Hipmi Banyuwangi dilantik oleh Ketua Umum BPD Hipmi Jawa Timur Ahmad Salim Assegaf di pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Kamis malam (31/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi resmi memasuki babak baru. Dio Arli Rahadi dilantik sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Banyuwangi periode 2026–2029 dengan membawa visi memperluas lahirnya pengusaha muda dari sektor kuliner hingga pertanian modern sebagai penggerak ekonomi daerah.

Pelantikan berlangsung di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Kamis malam (30/7), hanya beberapa jam setelah Dio terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Banyuwangi.

Prosesi pelantikan dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Ketua Pembina HIPMI Banyuwangi Ferdy Elfian, Ketua Dewan Kehormatan HIPMI Dede Abdul Ghany, Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur Ahmad Salim Assegaf beserta jajaran, unsur Kamar Dagang dan Industri (Kadin), organisasi perangkat daerah (OPD), perbankan, akademisi, pelaku usaha, hingga organisasi profesi.

Dalam pidato perdananya, Dio menegaskan Banyuwangi memiliki modal besar untuk terus tumbuh, yakni generasi muda yang kreatif, adaptif, dan berani membangun usaha di berbagai sektor.

Menurutnya, geliat usaha kuliner yang berkembang pesat menjadi bukti semakin tingginya minat anak muda terjun ke dunia wirausaha. Munculnya kedai kopi, restoran, usaha makanan tradisional, hingga bisnis kuliner berbasis digital menunjukkan ekosistem ekonomi kreatif di Banyuwangi terus berkembang.

Dio Arli Rahadi menerima pataka Hipmi Banyuwangi pada prosesi pelantikan pengurus Hipmi Banyuwangi periode 2026-2029 di pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Kamis malam (31/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Dio Arli Rahadi menerima pataka Hipmi Banyuwangi pada prosesi pelantikan pengurus Hipmi Banyuwangi periode 2026-2029 di pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Kamis malam (31/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

"Kami akan meneruskan program yang telah dirintis Bang Ferdy. Kami akan membuka pintu selebar-lebarnya bagi pelaku usaha kuliner muda untuk bergabung," tegas Dio.

Namun, ia menilai masa depan ekonomi Banyuwangi tidak hanya bertumpu pada sektor kuliner. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang selama ini menyumbang lebih dari seperempat struktur perekonomian daerah justru memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi bisnis modern yang bernilai tinggi.

Dio mengajak generasi muda mengubah cara pandang terhadap dunia pertanian yang kini telah berkembang dengan sentuhan teknologi, inovasi, dan hilirisasi produk.

"Pertanian hari ini bukan hanya menanam padi. Ada hortikultura, kopi, kakao, rempah-rempah, peternakan, perikanan, hilirisasi hasil panen, teknologi pertanian hingga bisnis pangan modern yang memiliki nilai tambah tinggi," ujarnya.

Melalui kepengurusan baru, HIPMI Banyuwangi juga menyatakan siap mendukung program Jagoan Tani yang digagas Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Program tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak anak muda melihat sektor pertanian sebagai peluang usaha yang modern, menguntungkan, sekaligus membanggakan.

Dio Arli Rahadi menyampaikan pidato usai dilantik sebagai Ketua Hipmi Banyuwangi. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Dio Arli Rahadi menyampaikan pidato usai dilantik sebagai Ketua Hipmi Banyuwangi. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

"Semangat kami adalah tandang bareng. HIPMI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak lebih banyak pengusaha muda, memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan daya saing ekonomi Banyuwangi," katanya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut positif kepengurusan baru HIPMI. Menurutnya, organisasi pengusaha muda memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian daerah.

Pemerintah daerah, lanjut Ipuk, akan terus membuka ruang kolaborasi melalui penguatan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, hilirisasi sektor pertanian, hingga peningkatan investasi.

"Kami ingin semakin banyak anak muda Banyuwangi menjadi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja. Pemerintah siap berkolaborasi agar potensi daerah mampu diolah menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat," ujarnya.

Ketua Pembina HIPMI Banyuwangi Ferdy Elfian yang sebelumnya menjabat Ketua Umum periode 2022–2025 menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus atas dedikasi selama tiga tahun terakhir. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang selama ini konsisten mendukung berbagai program HIPMI.

Ketua Pembina Hipmi Banyuwangi Ferdy Elfian (kanan) memberikan bantuan 1 ton beras untuk pesapon secara simbolis kepada Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bayu Hadiyanto. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Ketua Pembina Hipmi Banyuwangi Ferdy Elfian (kanan) memberikan bantuan 1 ton beras untuk pesapon secara simbolis kepada Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bayu Hadiyanto. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

"Dukungan Ibu Bupati menjadi energi bagi kami untuk terus melahirkan pengusaha muda yang mampu menggerakkan ekonomi daerah. Semoga sinergi ini terus terjaga," kata Ferdy.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur Ahmad Salim Assegaf menilai Banyuwangi memiliki iklim investasi dan kewirausahaan yang semakin berkembang. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal kuat untuk melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Dengan kepengurusan baru, HIPMI Banyuwangi diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para pengusaha muda, tetapi juga menjadi motor lahirnya inovasi bisnis, investasi baru, serta kolaborasi yang mampu memperkuat daya saing ekonomi Banyuwangi di tengah dinamika ekonomi nasional. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
investasi Banyuwangi Dio Arli ekonomi kreatif pengusaha muda Hipmi Banyuwangi