RADARBANYUWANGI.ID – Semangat berbagi pada momentum 10 Muharram 1448 Hijriah diwujudkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi dengan menyalurkan santunan kepada 250 anak yatim secara serentak di 25 kecamatan, Jumat (26/6). Kegiatan sosial keagamaan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus menghidupkan amalan sunnah di bulan Muharram.
Program santunan diawali sehari sebelumnya, Kamis sore (25/6), melalui peringatan 10 Muharram yang digelar di Masjid Babussalam Kantor Pemkab Banyuwangi. Acara tersebut dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), jajaran dinas, badan, bagian, camat, hingga lurah di lingkungan Pemkab Banyuwangi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani didampingi Wakil Bupati Mujiono serta Sekretaris Kabupaten Suyanto Waspo Tondho Wicaksono menyerahkan santunan secara simbolis kepada 20 anak yatim yang berasal dari Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Giri.
Peringatan di Masjid Babussalam menjadi penanda dimulainya penyaluran santunan serentak di kecamatan lainnya pada hari berikutnya. Melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di setiap kecamatan, masing-masing menghadirkan 10 anak yatim yang menerima santunan sebesar Rp200 ribu per anak. Dana tersebut bersumber dari Baznas Banyuwangi.
Kegiatan diawali dengan salat Asar berjamaah sebelum memasuki rangkaian acara utama. Dalam sambutannya, Bupati Ipuk mengajak seluruh masyarakat menjadikan 10 Muharram sebagai momentum memperbanyak amal ibadah dan kepedulian sosial.
"Banyak amalan yang dianjurkan pada 10 Muharram. Selain menjalankan puasa sunnah, kita juga disunnahkan menyantuni anak yatim dan memperbanyak sedekah. Semoga kita semua dicurahkan rahmat oleh Allah SWT," ujar Ipuk.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim tidak hanya menjadi bagian dari ajaran agama, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang terus dijaga di Banyuwangi.
Kolaborasi antara Pemkab Banyuwangi dan Baznas tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi anak-anak yatim di seluruh wilayah kabupaten sekaligus memperkuat budaya berbagi di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan yang digelar serentak di seluruh kecamatan itu, pemerintah daerah berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi pada bulan Muharram dapat terus tumbuh dan menjadi tradisi yang berkelanjutan. (*)
Editor : Ali Sodiqin