Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ribuan Pelajar Warnai Malam Tahun Baru Islam di Situbondo dengan Lampion 1 Muharram

Ali Sodiqin • Kamis, 18 Juni 2026 | 15:00 WIB
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo (lima dari kiri) didampingi Wabup Ulfiyah (enam dari kiri), bersama tokoh agama dan pengasuh Pesantren Nurul Islam KH Ubbad Yamin (empat dari kiri) serta jajaran Forkopimda Kabupaten Situbondo, membuka acara dengan pemukulan kentongan, Senin (15/6) malam. (Ahmad Rifa
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo (lima dari kiri) didampingi Wabup Ulfiyah (enam dari kiri), bersama tokoh agama dan pengasuh Pesantren Nurul Islam KH Ubbad Yamin (empat dari kiri) serta jajaran Forkopimda Kabupaten Situbondo, membuka acara dengan pemukulan kentongan, Senin (15/6) malam. (Ahmad Rifa'ie/Radar Situbondo)

RADARBANYUWANGI.ID – Ribuan siswa dari 22 lembaga pendidikan tingkat SMP dan SMA sederajat memadati jalanan Kota Situbondo dalam Pawai Lampion bertema “Situbondo Islamic Culture”, Senin malam (15/6). Kegiatan yang menjadi bagian dari penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah itu tidak hanya menghadirkan kemeriahan cahaya lampion, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai religius dan budaya Islam yang telah mengakar di Kota Santri.

Pawai yang digelar Pemerintah Kabupaten Situbondo tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah bersama Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan sebagai simbol dimulainya perayaan tahun baru Islam.

Ribuan peserta yang berasal dari sekolah-sekolah di Kecamatan Situbondo dan Kecamatan Panji berjalan membawa lampion beraneka bentuk dan warna. Cahaya lampion yang menghiasi malam menciptakan suasana meriah sekaligus sarat makna spiritual.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Ulfi menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momen 1 Muharram merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan meneladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW menuju kehidupan yang lebih baik.

“Melalui peringatan 1 Muharram ini, kita berharap dapat berhijrah dari kondisi yang kurang baik menjadi lebih baik. Mari bersama-sama memperbaiki segala kekurangan yang ada pada diri kita,” ujarnya.

Momentum Hijrah untuk Membangun Situbondo

Mbak Ulfi menjelaskan, semangat hijrah juga menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Situbondo, kata dia, terus berupaya mewujudkan visi Situbondo Naik Kelas melalui pembangunan yang berkelanjutan dan kolaboratif.

“Utamanya, niat kita sebagai Pemerintah Kabupaten Situbondo adalah terus membangun dan bergotong royong untuk memajukan Kabupaten Situbondo,” katanya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk menjaga berbagai tradisi keagamaan yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Situbondo. Tradisi seperti rokat, doa bersama, khatmil Quran, selamatan, hingga penyajian lepek saat bulan Muharram dinilai sebagai warisan budaya yang harus terus dilestarikan.

Menurutnya, tradisi-tradisi tersebut tidak hanya memperkuat nilai spiritual masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Libatkan Generasi Muda

Keterlibatan ribuan pelajar dalam pawai lampion mendapat apresiasi khusus dari pemerintah daerah. Mbak Ulfi menilai partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan merupakan investasi penting untuk membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.

Ia mengucapkan terima kasih kepada siswa, guru, kepala sekolah, serta wali murid yang turut mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

“Semangat religius yang tumbuh melalui kegiatan seperti ini dapat mendorong anak-anak untuk lebih giat belajar sekaligus memiliki akhlak yang baik,” jelasnya.

Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya memperkuat identitas Situbondo sebagai Kota Santri sekaligus membentuk generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat.

Situbondo Perkuat Tradisi Islam

Melalui Pawai Lampion 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Situbondo ingin menunjukkan bahwa perayaan tahun baru Islam tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan nilai budaya Islam.

Menutup sambutannya, Mbak Ulfi menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam kepada seluruh masyarakat Situbondo dan mengajak semua pihak menjadikan momentum hijrah sebagai langkah memperbaiki diri.

“Semoga di tahun baru ini kita semua senantiasa menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Situbondo Islamic Culture #tahun baru islam #pawai lampion #kota santri #1 Muharram