Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Normalisasi Sungai Gonggo Banyuwangi Hampir Rampung, Solusi Tekan Banjir Pesanggaran Tinggal Hitungan Hari

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 1 Mei 2026 | 02:00 WIB
KOORDINASI: Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Pesanggaran saat meninjau normalisasi Sungai Gonggo di Desa Sumberagung, dan Desa Pesanggaran, Kamis (30/4). (Didik for Radar Banyuwangi)
KOORDINASI: Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Pesanggaran saat meninjau normalisasi Sungai Gonggo di Desa Sumberagung, dan Desa Pesanggaran, Kamis (30/4). (Didik for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Upaya serius Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menekan risiko banjir di wilayah selatan mulai menunjukkan hasil. Proyek normalisasi Sungai Gonggo yang membentang di Desa Sumberagung hingga Desa Pesanggaran kini hampir rampung dan ditargetkan selesai dalam hitungan hari.

Normalisasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas tampung air, terutama saat curah hujan tinggi yang selama ini kerap memicu banjir di kawasan Kecamatan Pesanggaran.

Sejumlah alat berat terus dikerahkan di titik-titik krusial, termasuk di belakang SDN 4 Sumberagung. Pengerjaan meliputi pengerukan dasar sungai serta pelebaran sisi kanan dan kiri aliran untuk memperlancar debit air.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pesanggaran, Didik Eko Wahyudi, mengungkapkan progres pekerjaan sudah mendekati garis akhir.
“Sudah tinggal beberapa ratus meter saja. Targetnya satu sampai dua hari ke depan rampung,” ujarnya.

Meski demikian, proyek tersebut sempat menemui kendala di lapangan. Salah satu pemilik lahan di wilayah Dusun Ringinagung menolak lahannya dilintasi alat berat. Penolakan itu sempat memperlambat proses pengerjaan.

“Beberapa warga sempat menolak, tapi sudah kami beri pengertian. Ini untuk kepentingan bersama, yakni mitigasi bencana,” tegas Didik.

Ia memastikan, setelah komunikasi dilakukan, proyek pelebaran sungai akan kembali dilanjutkan tanpa hambatan berarti.

Secara teknis, normalisasi dilakukan dengan memperdalam dasar sungai serta melebarkan badan sungai hingga maksimal satu meter di setiap sisi. Langkah ini dinilai krusial untuk mengantisipasi luapan air saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Banjir memang bukan hal baru bagi warga sekitar. Pada akhir Desember lalu, luapan Sungai Gonggo sempat merendam sejumlah titik, termasuk area sekolah dan permukiman warga di sekitar SDN 4 Sumberagung.

“Normalisasi ini untuk mencegah kejadian serupa terulang. Apalagi saat intensitas hujan tinggi,” jelasnya.

Proyek ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas PU Pengairan Banyuwangi serta pihak swasta seperti PT BSI yang turut membantu proses normalisasi.

Menurut Didik, kondisi Sungai Gonggo, khususnya di bagian hilir, memang cukup memprihatinkan. Lebar sungai di beberapa titik hanya berkisar 4 hingga 5 meter, sehingga mudah tersumbat, terlebih saat sampah terbawa arus air hujan.

“Setiap hujan deras, sampah sering menyumbat aliran. Itu yang menyebabkan air meluap,” ungkapnya.

Karena itu, normalisasi sungai menjadi kebutuhan mendesak yang terus diusulkan pemerintah kecamatan kepada Pemkab Banyuwangi.

Dengan hampir rampungnya proyek ini, harapan besar kini tertuju pada berkurangnya potensi banjir di Pesanggaran. Warga pun diimbau turut menjaga kebersihan sungai agar fungsi normalisasi bisa berjalan optimal dan berkelanjutan. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#normalisasi Sungai Gonggo #banjir Pesanggaran Banyuwangi #mitigasi banjir Banyuwangi #Sungai Gonggo Sumberagung #proyek PU Banyuwangi