RADARBANYUWANGI.ID – Penataan kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, mulai menunjukkan hasil. Area parkir RTH kini telah bersih dari pedagang kaki lima (PKL) dan kembali difungsikan sebagaimana mestinya.
Seluruh pedagang yang sebelumnya berjualan di area parkir telah direlokasi ke bangunan permanen yang berada di belakang kawasan RTH. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Pelaksana tugas (Plt) Camat Cluring, Subhani, mengatakan bahwa berdasarkan hasil peninjauan lapangan yang dilakukan pada Senin (30/3), tidak ada lagi PKL yang berjualan di area parkir.
“Semua PKL sudah pindah. Area parkir sekarang hanya digunakan untuk kendaraan pengunjung,” ujarnya.
Sebelumnya, kawasan RTH Benculuk sempat terlihat semrawut akibat keberadaan sekitar 15 PKL yang membuka lapak di area parkir. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga berdampak pada kelancaran lalu lintas, terutama saat terjadi lonjakan kendaraan.
“Ketika volume kendaraan meningkat, jalan menjadi lebih macet karena area parkir tidak berfungsi optimal,” jelas Subhani.
Ia mengapresiasi para pedagang yang telah kooperatif mengikuti aturan relokasi. Menurutnya, penataan ini dilakukan bukan untuk membatasi aktivitas ekonomi, melainkan menata agar lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak.
“Tujuan utama penataan ini adalah menciptakan lingkungan RTH yang bersih, rapi, dan nyaman. Area parkir itu memang diperuntukkan bagi pengunjung RTH dan pasar di belakangnya,” terangnya.
Subhani menegaskan, proses penataan dilakukan secara humanis. Pemerintah kecamatan melakukan pendekatan persuasif dengan mendatangi para pedagang satu per satu untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya penataan kawasan.
“Kami berkoordinasi langsung dengan para pedagang, sehingga mereka bersedia pindah ke lokasi yang sudah disediakan,” ujarnya.
Penataan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menata kawasan pasar dan ruang publik di Banyuwangi agar lebih tertib dan berdaya saing.
Sebelumnya, kawasan RTH Benculuk menjadi salah satu titik yang disorot karena dinilai kurang tertata akibat menjamurnya PKL di area terbuka. Dengan relokasi ini, diharapkan aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi ruang publik.
Ke depan, pemerintah juga akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan agar kawasan tersebut tetap terjaga kebersihan dan ketertibannya, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin