Hendri Yulianto mencoba keberuntungan mendaftar Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) waktu itu.
Memilih matra Polri sekarang Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada tahun 2001.
Sejak itu, kiprah Hendri boleh dibilang melejit. Dengan bergelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K.) Hendri langsung berkarier di Polda Bengkulu hingga tahun 2006.
Selanjutnya sambil menempuh Strata 2 (S-2) Magister Hukum, Pria kelahiran Glenmore ini dipindah tugas di Polda Sumatera Utara.
Hendri yang beristri dr. Enny Probosari, MSi., Med.m SpGK sempat meniti karir seputaran Polda Jawa Tengah (Jateng).
Seperti menjabat Kasatreskrim Jepara, Wakapolres Purbalingga, Wakapolres Klaten dan Wakapolres Batang.
Berkisar tahun 2000 Hendri Yulianto yang sejak SMA dikenal supel dan taat beribadah juga sempat bertugas di Polda Kalimantan Selatan.
Namun pada Januari 2022, Hendri kembali lagi ke Polda Jateng dan menjabat Kapolres Banjarnegara.
Tepatnya serah terima jabatan (Sertijab) pada 10 Januari 2022 di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Semarang oleh Kapolda Jateng waktu itu Irjen Pol Ahmad Luthfi.
Setahun berikutnya, Indonesia dihebohkan kasus pembunuhan berantai oleh dukun pengganda uang.
Tanpa butuh waktu lama, jajaran Polres Banjarnegara dibawah Hendri Yulianto yang waktu itu masih berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) berhasil mengungkap kasus tersebut.
Dan pada Agustus 2021 mendapatkan promosi jabatan menjadi Wakapolresta Banyumas.
Karena Banyumas adalah Kepolisian Resort Kota (Polresta) maka Wakapolrestanya berpangkat AKBP sedangkan Kapolresta berpangkat Kombespol.
Hanya butuh tiga tahun, Hendri Yulianto yang memang dikenal aktif saat menjabat kapolres dan dekat dengan masyarakat, saat ini dirinya sudah mendapatkan jabatan yang strategis.
Dengan menyandang pangkat Komisaris Besar Polisi (Kombespol), Hendri sejak Januari 2025 menjabat Pengawas Penyidikan Kepolisian Madya Tingkat III Bareskrim Mabes Polri.
Editor : Syaifuddin Mahmud