PESANGGARAN, Jawa Pos Radar Genteng - Pantai di Pulau Merah (PM), Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran memiliki pemandangan alam yang indah. Pantai berpasir putih itu, juga menyuguhkan ombak yang menantang dan cocok dibuat main selancar atau surfing, Minggu (13/8).
Di pantai itu, setiap sore banyak yang bermain surfing, baik anak muda atau remaja. Salah satu pelatih surfing di Pantai Pulau Merah, Suyitno, 39, menyampaikan ombak di PM tak hanya cocok bagi kalangan professional, tapi juga pemula. “Ombaknya tidak begitu besar dan garis pantai panjang, jadi cocok bagi yang ingin mencoba (surfing),” katanya.
Koordinator life guard PM ini menambahkan, banyak orang yang datang dan mencoba bermain surfing di pantai yang menjadi icon wisata di Kota Gandrung ini. “Anak-anak muda di sini jiga banyak yang berlatih, apalagi sebentar lagi akan ada event surfing internasional,” ujarnya seraya menyebut ajang itu digelar pada Jumat (25/8) mendatang.
Tidak hanya anak-anak pribumi, terang dia, yang bermain surfing itu juga ada dari wisatawan mancanegara. Mereka datang untuk menjajal ombak di PM. “Kami juga menyediakan sewa papan selancar bagi pengunjung atau wisatawan yang ingin surfing atau belajar, nanti kita bimbing dan arahkan,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Menurut Suyitno, olahraga surfing tergolong susah untuk dilakukan. Pemainnya dituntut punya ketelatenan dan kehati-hatian dalam memainkan. Yang pasti, sebelum bermain di atas air, harus paham karakter papan selancar. “Bagaimana mengendalikan papan harus paham dulu, kalau sudah paham, akselerasi di atas papan saat berada di air itu tergantung diri sendiri,” terang Suyitno.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, keasyikan para pemain surfing melenggak-lenggok di atas ombak PM, terus dipantau oleh tim rescue dari bibir pantai. “Selain memantau aktivitas surfer, juga memantau para wisatawan yang mandi. Memastikan mereka tidak mandi di daerah terlarang,” cetusnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi