Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Atlet Banyuwangi Ikut Andil Bawa Pulang 13 Medali ke Jawa Timur, Sepak Bola dan Voli Sumbang Emas

Fredy Rizki Manunggal • Jumat, 20 September 2024 | 17:42 WIB
GAGAL EMAS: Atlet tarung derajat andalan Banyuwangi di ajang PON, Syafira Nur Islami, gagal di babak semifinal.
GAGAL EMAS: Atlet tarung derajat andalan Banyuwangi di ajang PON, Syafira Nur Islami, gagal di babak semifinal.

RadarBanyuwangi.id – Perjuangan atlet-atlet asal Banyuwangi di ajang multievent Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI akhirnya tuntas.

Dari 18 atlet yang berlaga di PON, 13 di antaranya berhasil membawa pulang medali untuk Jawa Timur dan Banyuwangi.

Tiga belas medali terdiri dari 2 medali emas, 4 perak, dan 5 medali perunggu. Medali tersebut disumbangkan dari dua cabor perorangan dan lima cabor beregu.

 Medali emas pertama dipersembahkan atlet yang turun di cabor ekshibisi floor ball, Riyan Yuda Sugandhi.

Sedangkan medali emas kedua sekaligus penutup di ajang PON dipersembahkan Rano Jutati Karenano yang memperkuat tim sepak bola putra Jawa Timur.

Rano membawa timnya menjadi juara setelah mengalahkan tim Jawa Barat di partai final.

Sedangkan untuk medali perak dari nomor perorangan diraih oleh atlet hapkido, Angga Galih Hermanto. Selanjutnya dari nomor beregu disumbang atlet futsal Diaz Firman Maulana serta dua atlet yang turun di cabor basket, Dhaffa Dhofullah dan Aven Ryan Pratama.

Berikutnya, lima medali perunggu di antaranya disumbangkan empat atlet dari cabor kabaddi.

EMAS KEDUA: Atlet sepak bola asal Banyuwangi, Rano Jutati Karenano, mendapat medali emas di PON Aceh-Sumut.
EMAS KEDUA: Atlet sepak bola asal Banyuwangi, Rano Jutati Karenano, mendapat medali emas di PON Aceh-Sumut.

Satu perunggu dipersembahkan atlet tarung derajat Syafira Nur Islami. Syafira sebenarnya berpeluang melaju sampai partai final.

Namun, karena didera cedera, alumnus SMAN 1 Glagah itu harus puas dengan raihan medali perunggu.

Tambahan medali emas terakhir dari cabor bola voli setelah tim Jatim menang melawan Jawa Barat. Tim bola voli Jatim Putri diperkuat dua atlet asal Banyuwangi Dhea Cahya Pitaloka dan Siti Romadhani.

Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khoirullah mengatakan, ada beberapa target yang meleset dari perkiraan sebelumnya. Seperti woodball, kabaddi, dan hapkido yang sempat ditargetkan mendapatkan emas.

Beruntung, target pada cabor sepak bola tidak meleset. Tim sepak bola putra Jawa Timur kembali mempertahankan tren perolehan medali emas.

Termasuk di dalamnya ada pemain asal Banyuwangi sekaligus kapten tim, Rano Jutati Karenano.

Persembahan medali tersebut, menurut Khoirullah, menutup seluruh rangkaian kiprah atlet Banyuwangi di ajang PON XXI Aceh-Sumut.

”Hasilnya untuk atlet Banyuwangi sudah tuntas semua per hari ini (kemarin). Kita sampaikan terima kasih kepada para atlet yang sudah berjuang selama ajang PON berlangsung,” tandas Khoirullah. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#medali perak #Aceh-Sumut #medali emas #tarung derajat #jawa timur #medali perunggu #sepak bola #banyuwangi #pon #bola voli