RADAR SITUBONDO – Petugas belum berhasil memadamkan kebakaran Hutan Taman Nasional Baluran, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.
Hingga Kamis (28/9), sudah ada 160,61 hektare lahan yang terbakar di lokasi inti tempat yang mendapat julukan Africa Van Java itu.
Kepala Taman Nasional Baluran, Dr. Johan Setiawan, S.Hut., M.Sc. mengatakan, api sangat sulit dipadamkan.
Berdasarkan pantauan kasat mata, api semakin meluas dan berada di seputar lereng Gunung Baluran sebelah timur.
“Titik api yang masih belum padam berada di lereng Baluran sebelah timur. Kami biasanya menyebut Blok Klinseran,” ungap Johan.
Untuk lahan yang sudah habis terbakar selama empat hari mencapai kurang lebih 160,61 hektare. Hitungan tersebut diambil dari potret digital satelit.
Sebab, pihak taman nasional tidak mungkin menghitung secara manual, mengingat medannya cukup terjal.
“Saat ini (kemarin) angin cenderung ke arah utara. Sedangkan medan ke arah utara tanjakan dan tidak bisa dimasuki kendaraan,” tegas Johan.
Kata dia, kebakaran tersebut tidak berimbas kepada satwa liar yang ada di Taman Nasional Baluran.
Terbukti, petugas pemadam kebakaran yang dikerahkan tidak pernah bertemu dengan satwa liar yang cidera maupun meninggal.
“Yang jelas, pemadaman yang kami lakukan mengutamakan keselamatan satwa. Jadi pemadaman ini untuk menjaga keberadaan satwa liar. Mungkin karena hewan kita ini sensitif, begitu ada kebakaran pasti kabur,” tutup Johan. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin