RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengimbau para penumpang kereta cepat Whoosh yang akan kembali ke Jakarta selama arus balik Lebaran 2026 untuk memanfaatkan layanan Kereta Pengumpan (Feeder).
Imbauan ini ditujukan untuk mengantisipasi keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas menuju stasiun.
Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, menyampaikan bahwa penggunaan KA Feeder dari Stasiun Bandung maupun Cimahi menuju Stasiun Padalarang menjadi pilihan paling efektif bagi penumpang.
“Kepada para penumpang yang ingin kembali ke Jakarta di arus balik, disarankan untuk menggunakan KA Feeder dari Stasiun Bandung maupun Cimahi,” ujar Emir, Rabu (25/3/2026).
Kereta Feeder Whoosh sendiri merupakan layanan yang dioperasikan oleh KAI untuk menghubungkan Stasiun Bandung dan Cimahi dengan Stasiun Padalarang, khusus bagi penumpang kereta cepat.
Layanan ini dirancang terintegrasi dengan jadwal keberangkatan Whoosh sehingga memudahkan mobilitas penumpang.
Menurut Emir, lonjakan volume kendaraan selama arus balik Lebaran berpotensi menyebabkan kemacetan, terutama di ruas jalan tol menuju stasiun.
“Kami melihat bahwa kepadatan di jalan tol akan menyebabkan keterlambatan tiba di Stasiun Padalarang,” katanya.
Ia menegaskan bahwa penggunaan KA Feeder dapat menjadi solusi karena jadwalnya telah disinkronkan dengan perjalanan Whoosh.
“Penumpang dipastikan datang tepat waktu di Stasiun Padalarang jika menggunakan KA Feeder, karena jadwalnya sudah terintegrasi,” ucap Emir.
Selain memberikan imbauan, KCIC memastikan bahwa operasional Whoosh selama masa angkutan Lebaran berlangsung lancar. Seluruh perjalanan disebut berjalan tepat waktu tanpa gangguan berarti.
“Selama momen angkutan Lebaran ini, alhamdulillah perjalanan Whoosh semuanya berjalan tepat waktu. Tidak ada kendala yang berarti. Semuanya berjalan aman dan lancar,” jelasnya.
KCIC juga mengingatkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang, termasuk memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun di tengah tingginya mobilitas arus balik.
“Dengan memanfaatkan layanan terintegrasi seperti KA Feeder, diharapkan perjalanan menggunakan Whoosh tetap nyaman, aman, dan tepat waktu,” pungkas Emir.
Editor : Lugas Rumpakaadi