Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Arus Balik Lebaran 2026, Penumpang Kereta di Malang Tembus 9.351 Orang

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB

KA Gajayana melayani Malang-Jakarta lintas tengah Jawa.
KA Gajayana melayani Malang-Jakarta lintas tengah Jawa.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat sebanyak 9.351 penumpang terlayani di wilayah Malang Raya pada puncak arus balik Lebaran 2026, Selasa (24/3/2026).

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan gabungan penumpang yang datang dan berangkat dari sejumlah stasiun di kawasan Malang Raya.

“Pada puncak arus balik hari ini ada sebanyak 9.351 penumpang terlayani, terdiri atas 5.503 penumpang datang dan 3.848 penumpang berangkat,” ujarnya.

Data tersebut mencakup seluruh stasiun di Malang Raya, meliputi Stasiun Malang, Malang Kota Lama, Kepanjen, Lawang, dan Sumberpucung. Aktivitas penumpang tersebar merata, meskipun tetap didominasi oleh Stasiun Malang sebagai simpul utama transportasi.

Meski demikian, jumlah penumpang pada puncak arus balik tahun ini tercatat lebih rendah dibandingkan puncak arus mudik yang terjadi pada 14 Maret 2026. Pada saat itu, KAI Daop 8 Surabaya melayani 9.654 penumpang.

“Dari total 9.654 penumpang itu, terdapat 6.055 penumpang berangkat dan 3.599 penumpang datang,” kata Mahendro.

Secara kumulatif, selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11–24 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 115.605 penumpang di wilayah Malang Raya. Rinciannya, sebanyak 63.252 penumpang berangkat dan 52.353 penumpang tiba.

Stasiun Malang menjadi titik terpadat dengan total 97.509 penumpang selama periode tersebut. Sementara itu, Stasiun Kepanjen melayani 8.435 penumpang, diikuti Malang Kota Lama sebanyak 6.373 penumpang. Adapun Stasiun Lawang dan Sumberpucung secara keseluruhan melayani 3.288 penumpang.

Di tingkat regional Daop 8 Surabaya, KAI juga mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa Lebaran. Hingga saat ini, total penumpang yang telah dilayani mencapai 633.977 orang, terdiri atas 339.941 penumpang berangkat dan 294.036 penumpang tiba.

Mahendro menyebut bahwa puncak arus balik secara keseluruhan diperkirakan terjadi pada hari yang sama, dengan jumlah penumpang mencapai 54.114 orang.

“Kami turut mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan relasi perjalanan sesuai tiket, serta mempertimbangkan alternatif jadwal atau perjalanan lanjutan guna memastikan perjalanan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, ketersediaan tiket kereta api jarak jauh hingga 1 April 2026 masih cukup memadai. Dari total kapasitas 561.528 tiket, baru sekitar 80 persen atau 452.173 tiket yang telah terjual.

“Masih ada sekitar 109.355 tiket KA jarak jauh di wilayah operasi Daop 8 Surabaya yang bisa dipesan masyarakat selama periode Lebaran,” kata Mahendro.

KAI memprediksi angka penjualan tiket masih akan terus meningkat seiring tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada masa arus balik.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#lebaran #KAI #malang raya #Daop 8 Surabaya #Kereta Api