RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) akan memberlakukan tarif khusus sebesar Rp1 untuk seluruh relasi layanan LRT Jabodebek pada hari pertama (H1) dan kedua (H2) Lebaran 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan perusahaan dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi publik selama periode libur panjang.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa program tersebut dihadirkan untuk memberikan kemudahan sekaligus pengalaman berbeda bagi masyarakat.
“Momentum Lebaran adalah saat masyarakat bergerak bersilaturahmi, berwisata, dan menikmati waktu bersama keluarga. Melalui kebijakan tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026, KAI ingin menghadirkan kejutan menyenangkan sekaligus mendorong banyak masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” ujar Bobby di Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Ia menambahkan, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan LRT sebagai moda transportasi utama di kawasan perkotaan, khususnya di tengah tingginya mobilitas saat libur Lebaran.
Untuk memastikan program berjalan lancar, KAI bersama operator LRT Jabodebek telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif. Persiapan tersebut meliputi optimalisasi petugas pengamanan, tenaga kesehatan, serta layanan pelanggan baik di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
Selain itu, pengaturan arus penumpang akan diperketat di sejumlah titik strategis seperti peron, gate masuk, dan area yang berpotensi mengalami lonjakan. Perhatian khusus juga diberikan kepada pelanggan prioritas agar tetap mendapatkan layanan optimal.
Dari sisi teknis, KAI melakukan penyesuaian menyeluruh pada sistem ticketing, mulai dari pengaturan tarif, kesiapan gate, hingga kanal penjualan tiket.
Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengguna, KAI juga menyiapkan langkah operasional tambahan, seperti pengoperasian posko masa Lebaran dan penerapan pola operasi akhir pekan (weekend). Langkah ini diambil guna menjaga kualitas layanan tetap prima meskipun terjadi peningkatan volume penumpang.
“KAI terus berupaya menghadirkan layanan transportasi publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kebijakan tarif khusus ini diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi pelanggan LRT Jabodebek pada masa Lebaran sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai solusi mobilitas perkotaan,” pungkas Bobby.
Editor : Lugas Rumpakaadi