RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember resmi mengoperasikan satu kereta api tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026.
Kebijakan ini diambil menyusul tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api sejak awal Ramadan.
“Memasuki hari ke-8 Ramadan, kami mencatat tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api untuk perjalanan Angkutan Lebaran 2026,” ujar Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.
Berdasarkan data periode penjualan 11 Maret hingga 1 April 2026, tercatat 100.842 tiket telah terjual.
Sementara itu, ketersediaan tiket yang masih dapat dipesan mencapai 94.680 tempat duduk.
“Angka tersebut menunjukkan bahwa peluang masyarakat untuk memperoleh tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran masih terbuka,” terangnya.
Adapun kereta api tambahan yang dioperasikan adalah KA Mutiara Timur Fakultatif dengan relasi Ketapang–Surabaya Gubeng pulang-pergi (PP).
Layanan ini dijadwalkan beroperasi mulai 10 Maret hingga 1 April 2026, melengkapi perjalanan reguler yang sudah tersedia.
“Dengan adanya penambahan perjalanan tersebut, diharapkan kapasitas angkut penumpang dapat semakin optimal,” tambahnya.
KAI mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui kanal resmi.
“Ketersediaan tempat duduk masih ada, namun penjualan terus meningkat,” kata Cahyo.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI Daop 9 Jember memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta SDM demi menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
Evaluasi operasional juga terus dilakukan agar layanan kereta api selama Lebaran berjalan lancar.
“Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan yang selamat, lancar, dan penuh makna bagi masyarakat,” tegasnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi