RADARBANYUWANGI.ID - Libur panjang Imlek 2026 menjadi momentum tingginya mobilitas masyarakat menggunakan kereta api.
Pada 13–17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) melayani 1.024.881 pelanggan dari total 825.075 tempat duduk yang tersedia.
Secara kumulatif, tingkat okupansi mencapai 124,2 persen untuk perjalanan jarak jauh dan menengah.
Tingginya okupansi di atas 100 persen terjadi karena pola perjalanan yang dinamis.
Dalam satu rangkaian perjalanan, pelanggan dapat naik dan turun di stasiun antara sebelum mencapai tujuan akhir.
Skema ini memungkinkan satu kursi dimanfaatkan lebih dari satu pelanggan, sehingga kapasitas terkelola secara optimal tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kenyamanan.
Rincian pelanggan per tanggal keberangkatan menunjukkan konsistensi volume tinggi.
Pada 13 Februari tercatat 202.105 pelanggan, 14 Februari 216.863 pelanggan, 15 Februari 203.821 pelanggan, 16 Februari 190.373 pelanggan, dan 17 Februari 211.719 pelanggan.
Sejumlah relasi favorit turut mendominasi perjalanan.
Rute Yogyakarta–Gambir menjadi yang tertinggi dengan 12.883 pelanggan, disusul Gambir–Yogyakarta sebanyak 11.345 pelanggan.
Relasi Gambir–Semarang Tawang, Semarang Tawang–Gambir, Gambir–Bandung, hingga Yogyakarta–Surabaya Gubeng juga mencatat angka signifikan selama periode ini.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur Imlek.
KAI pun menghadirkan dekorasi lampion, ornamen merah, serta pertunjukan barongsai di sejumlah stasiun untuk menambah semarak suasana.
Editor : Lugas Rumpakaadi