Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Naik LRT Saat Maghrib? Ini Aturan Berbuka Puasa yang Wajib Diketahui

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 18 Februari 2026 | 11:15 WIB
LRT Jabodebek berikan tarif promo selama libur Natal.
LRT Jabodebek berikan tarif promo selama libur Natal.

RADARBANYUWANGI.ID - LRT Sumatera Selatan menghadirkan kebijakan khusus selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Melalui pengelolaannya oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) III Palembang, penumpang kini diperbolehkan berbuka puasa di dalam rangkaian LRT dengan ketentuan tertentu.

Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk toleransi bagi penumpang yang masih berada dalam perjalanan saat waktu Maghrib tiba.

Sebelumnya, aturan umum di dalam LRT melarang makan dan minum demi menjaga kenyamanan bersama.

Namun khusus Ramadhan, penumpang diperkenankan mengonsumsi makanan ringan atau snack serta minuman yang dibawa dalam tumbler atau botol tertutup.

Petugas di dalam kereta akan mengingatkan penumpang ketika waktu berbuka tiba.

Meski ada kelonggaran, pengguna LRT tetap diminta menjaga kebersihan, tidak meninggalkan sampah, serta tetap tertib agar tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain.

Secara operasional, LRT Sumsel tetap berjalan normal dengan 94 perjalanan setiap hari, mulai pukul 05.06 WIB hingga 20.43 WIB.

Jarak antar kereta (headway) sekitar 18 menit.

Perjalanan terakhir berangkat pukul 19.01 WIB dari Stasiun DJKA dan 19.55 WIB dari Stasiun Bandara, memungkinkan sebagian penumpang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka.

Dari sisi kinerja, LRT Sumsel mencatat 571.837 penumpang sepanjang 1 Januari hingga 16 Februari 2026, dengan rata-rata 12.166 penumpang per hari.

Stasiun terpadat antara lain Asrama Haji, Ampera, DJKA, dan Bumi Sriwijaya.

Sebagai moda transportasi yang terhubung langsung ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, LRT Sumsel memperkuat konektivitas antarmoda.

Penumpang pesawat diimbau berangkat minimal tiga jam sebelum jadwal penerbangan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#ramadhan #kereta #LRT Sumsel