RADARBANYUWANGI.ID - Masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata.
Banyuwangi menjadi salah satu destinasi favorit yang ramai diserbu wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, yang ingin menikmati liburan semester ganjil sekolah.
Hampir semua destinasi wisata full pengunjung. Seperti yang terlihat di pemandian alam Jopuro yang terletak di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah. Anak-anak hingga orang dewasa berjubel di tempat wisata alam tersebut.
Wisata Jopuro merupakan destinasi wisata alam yang menawarkan pemandian alami dengan suasana pedesaan yang asri dan udara sejuk.
Destinasi ini merupakan pilihan yang sempurna bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sambil beraktivitas seru bersama keluarga.
Selain Jopuro, Pantai Marina Boom dan Pantai Cacalan juga dijubeli pengunjung dari berbagai daerah.
Demikian pula di kawasan Patung Gandrung dekat Watododol, Ketapang. Pagi sampai malam, pengunjung berjejer di pinggir pantai sembari menikmati keindahan Selat Bali.
”Saya suka dengan Marina Boom. Di sana bisa berburu kuliner sambal menikmati kapal pesiar yang sandar. Tempatnya indah, apalagi kalau malam hari,’’ ujar Mita, pengunjung asal Surabaya.
Bukan hanya tempat wisata, sejumlah hotel juga menyuguhkan hiburan menarik bagi tamu. Seperti yang terlihat di Hotel Kokoon Banyuwangi.
Tamu dimanjakan dengan aneka kuliner serta hiburan menarik malam pergantian tahun.
Selain Hotel Kokoon, Tempat Ibadah Tri Darma (TITD) Hoo Tong Bio Banyuwangi menyajikan hiburan rakyat berupa barongsai.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi Taufik Rohman mengatakan, selama libur Nataru sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan.
Tercatat, terdapat 10 destinasi wisata yang paling ramai dikunjungi wisatawan, salah satunya Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.
“Destinasi wisata di Banyuwangi ramai diserbu masyarakat yang memanfaatkan waktu libur nataru. Ada 10 tempat wisata yang paling ramai dikunjungi, salah satunya TWA Ijen,” ujar Taufik.
Berdasarkan data Disbudpar Banyuwangi, 10 destinasi teramai selama libur Nataru yakni Kawah Ijen, Pantai Marina Boom, Pulau Merah, Pantai Mustika dan Pulau Bedil, Djawatan, Grand Watudodol (GWD), Bangsring Underwater, Pemandian Jopuro, Pantai Cacalan, serta Taman Nasional Alas Purwo.
Dikatakan Taufik, Pemkab Banyuwangi menyambut positif tingginya kunjungan wisatawan pada momentum libur akhir tahun tersebut.
Menurutnya, terjadi lonjakan kunjungan antara 200 persen hingga 400 persen dibandingkan hari biasa.
“Pemkab Banyuwangi, khususnya Disbudpar, sangat senang. Liburan Natal dan Tahun Baru tahun ini Banyuwangi masih banyak dikunjungi wisatawan dengan lonjakan mencapai 200 persen sampai 400 persen dibandingkan hari biasa,” jelasnya.
Ia menambahkan, tingginya angka kunjungan tersebut menunjukkan bahwa Banyuwangi masih menjadi destinasi wisata favorit bagi masyarakat, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Ramainya wisatawan Ini menandakan Banyuwangi masih menjadi tempat favorit sebagai tujuan wisata,” katanya.
Lebih lanjut Taufik menegaskan, peningkatan kunjungan wisatawan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Selama berada di Banyuwangi, wisatawan memanfaatkan berbagai fasilitas dan layanan lokal. Ada yang menginap di hotel atau homestay, mengunjungi destinasi wisata, makan di warung maupun restoran.
”Mereka berbelanja oleh-oleh di UMKM, serta menggunakan jasa agen travel dari Banyuwangi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kesejahteraan para pelaku wisata di Banyuwangi,” pungkasnya. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin