RADARBANYUWANGI.ID - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi berkah bagi pengelola wisata dan hotel. Sejak 23 Desember sampai 2 Januari, rata-rata sejumlah hotel berbintang di Banyuwangi full booked.
Kondisi serupa terjadi di sejumlah tempat wisata favorit seperti Grand Watududol (GWD), Pulau Merah, Pulau Bedil, Djawatan, dan lainnya.
Ramainya tamu hotel saat libur Nataru diakui oleh Kabid Pemasaran Disbudpar Banyuwangi Ainur Rofiq. Dia mengungkapkan, hampir 100 persen kamar hotel sudah dipesan sampai tanggal 2 Januari 2026.
”Naiknya okupansi hotel hampir merata di semua hotel berbintang. Mulai Aston, Dialoog, Kokoon, El Hotel, Luminor, Illira, dan semua hotel. Beberapa tanggal sudah sold out dan sisanya tinggal beberapa kamar saja,’’ kata Rofiq dihubungi tadi malam.
Untuk menarik tamu, pengelola hotel sudah menyiapkan berbagai event. Bagi tamu yang menginap disiapkan tarian gandrung. Khusus anak-anak bisa belajar tari gandrung sebagai edukasi budaya tradisional.
”Sejumlah hotel juga menyiapkan booth UMKM lokal di ballroom. Rencananya pameran UMKM akan dilakukan dari besok sampai tanggal 30 Desember di Hotel Dialoog. Ada juga kolaborasi dengan seniman lokal untuk 3D painting,’’ kata Rofiq.
Meningkatnya kunjungan wisatawan harus disikapi dengan pelayanan yang baik. Pemkab Banyuwangi bersama semua elemen pariwisata bersama Pamobvit Polresta Banyuwangi telah mengumpulkan para pelaku wisata.
Lokasinya di Grand Watudodol tiga hari lalu. Poin penting dari pertemuan itu, pengelola wisata harus menerapkan SOP yang baik. Untuk wisata pantai disiapkan pengamanan, keselamatan, dan layanan terbaik.
”Kurangi zero accident dan terapkan SOP kenyamanan. Dengan begitu, wisatawan bisa nyaman berkunjung ke Banyuwangi. Kita dirikan juga pos keamanan dan kesehatan,’’ kata Rofiq.
Bukan hanya hotel yang full tamu, sejumlah destinasi wisata juga ramai pengunjung. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pengunjung Pantai Pulau Merah di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran selama liburan Natal 2025 ini mulai mengalami kenaikan. Petugas mencatat, sejak awal liburan pada Kamis (25/12) ribuan orang.
Para pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur ke destinasi andalan Kota Gandrung itu, rata-rata mencapai 1.000 sampai 2.000 orang per hari saat liburan.
“Long weekend ini pengunjung cukup banyak peningkatannya. Ini bisa naik saat menjelang libur tahun baru 2026, ” cetus Supervisor Pulau Merah dari PT Palawi, Sajid.
Menurut Sajid, puncak lonjakan pengunjung di Pantai Pulau Merah pada long weekend diprediksi terjadi saat menjelang pergantian tahun yakni Rabu (31/12).
Di hari itu, jumlah pengunjung bisa mencapai 4.000 orang. “Trennya dipastikan mengalami kenaikan, sekarang ini bisa dibilang belum puncak,” katanya.
Ribuan pengunjung yang masuk ke Pantai Pulau Merah selama libur panjang ini, tidak hanya dari Banyuwangi saja, tapi berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur dan turis asing.
“Kalau di Pulau Merah itu 50:50, sebagian dari lokal, sebagian lagi dari wisatawan luar daerah termasuk asing,” katanya seraya menyebut pengunjung dari luar daerah biasanya tidak hanya menjadikan Pulau Merah satu-satunya jujugan wisata.
Meningkatnya kunjungan di Pantai Pulau Merah itu, masih kata dia, berpotensi meningkatkan okupansi pengunjung homestay di sekitar pantai tersebut.
“Harusnya itu juga berdampak (pada homestay). Kalau dari yang kita lihat ramai ya. Hanya angka real-nya berapa, saya kurang tahu,” ujarnya.
Untuk menjaga keamanan pengunjung, Sajid mengaku mendapat bantuan dari para surfer yang biasa berselancar di Pulau Merah. Mereka melakukan tugas pemantauan pantai.
Sajid menyebut, ada enam lifeguard yang standby untuk jaga di Pantai Pulau Merah. Semuanya fokus melakukan pemantauan dan sigap mengevakuasi bila ada kecelakaan laut.
“Kalau ada yang berenang terlalu ke tengah, pengunjung akan diperingatkan melalui pengeras suara. Kalau masih tidak bisa, ya akan didatangi,” ujarnya.
Sementara itu, menjelang puncak liburan tersebut Meningkatnya jumlah pengunjung tersebut, pihak berwajib juga mulai bersiap. Kapolsek Pesanggaran, AKP Maskur menyebut pos pengamanan di sekitar PM akan dilaksanakan mulai Minggu (28/12) mendatang.
"Patroli sekaligus pengamanan di sekitar wisata masih dimulai 28 Desember mendatang," pungkasnya. (sas/aif)
Editor : Ali Sodiqin