Kereta Api Indonesia Unggul Ketepatan Waktu, Ini Perbedaannya dengan Sistem di Jerman


RADAR BANYUWANGI - Kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat Banyuwangi untuk menunjang mobilitas antarkota.
Selain menawarkan perjalanan yang relatif nyaman, kepastian waktu keberangkatan dan kedatangan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi penumpang dalam menentukan moda transportasi.
Dalam perbandingan sistem perkeretaapian Indonesia dan Jerman, anggapan bahwa negara dengan budaya ketepatan waktu yang kuat selalu memiliki layanan kereta paling tepat waktu ternyata tidak sepenuhnya berlaku.
Data operasional yang disajikan menunjukkan adanya perbedaan cukup mencolok dalam kinerja ketepatan waktu kedua negara.
Deutsche Bahn mencatat tingkat ketepatan waktu kereta antarkota di Jerman pada 2024 sebesar 62,5 persen.
Artinya, lebih dari sepertiga perjalanan kereta antarkota mengalami keterlambatan.
Sementara itu, data PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada 2026 menunjukkan tingkat ketepatan waktu yang berada di atas 95 persen.
Ketepatan keberangkatan tercatat mencapai 99,69 persen, sedangkan ketepatan waktu kedatangan berada pada angka 97,67 persen.
Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa perkembangan layanan perkeretaapian tidak semata-mata ditentukan oleh citra suatu negara, tetapi juga oleh tata kelola operasional, sistem pelayanan, serta teknologi yang digunakan untuk mengatur perjalanan penumpang.
Dari sisi layanan, jaringan kereta Jerman memiliki sejumlah kategori armada.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




