alexametrics
27.2 C
Banyuwangi
Tuesday, May 24, 2022

Talang Hills Kurang Diminati Pengunjung

GENTENG – Destinasi Wisata Talang Hills yang berlokasi di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, sepertinya kurang diminati pengunjung. Tempat wisata yang diresmikan pada 11 Desember 2020 itu, setiap hari sepi.

Talang Hills yang menyuguhkan pemandangan alam dan dikelola Pemerintah Desa Genteng Wetan ini, berada di perbukitan. Fasilitas yang ada di tempat wisata itu, sangat terbatas. Ada beberapa spot foto di sekitar lereng bukit, tapi terlihat mangkrak.

Tempat wisata yang baru sebulan diresmikan, ternyata sudah tidak terawat dengan baik. Bunga dalam pot, hanya menumpuk di pinggir jalan. Rerumputan liar, tampak tumbuh subur dengan tidak beraturan.  “Masih landmark bertuliskan Talang Hills,” cetus Kepala Desa (Kades) Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, H. Syukri.

Baca Juga :  Solusi Terbaik Perjalanan Umrah Anda

Menurut Kades Syukri, wisata Talang Hills hanya ramai pada Minggu atau hari libur. Selain hari-hari itu, kondisinya memang sepi. “Pengunjung yang datang masih sebatas warga yang ada di sekitar Kota Genteng,” katanya.

Para pengunjung, jelas dia, biasanya datang sambil olahraga dengan naik sepeda. Sambil menikmati pemandangan alam, mereka itu ingin istirahat sambil foto-foto. “Yang banyak datang untuk foto-foto,” ujarnya.

Kades H Syukri mengakui Talang Hills yang sudah diresmikan itu sebenarnya belum layak. Pembangunan terhenti, karena kekurangan dana. “Fasilitas masih minim, kita sedang mengajukan bantuan ke pemkab. Semoga bulan depan bisa diperbaiki lagi,” cetusnya.

Di sekitar Talang Hills itu, jelas dia, rencananya akan dibangun jalan menuju lokasi, kamar mandi, dan gazebo yang bisa dibuat tempat istirahat pengunjung. “Tempatnya bagus, dari bukit bisa melihat Kota Genteng,” katanya. (mg5/abi)

Baca Juga :  Edukasi Wisata Coklat dari Hulu hingga Hilir

GENTENG – Destinasi Wisata Talang Hills yang berlokasi di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, sepertinya kurang diminati pengunjung. Tempat wisata yang diresmikan pada 11 Desember 2020 itu, setiap hari sepi.

Talang Hills yang menyuguhkan pemandangan alam dan dikelola Pemerintah Desa Genteng Wetan ini, berada di perbukitan. Fasilitas yang ada di tempat wisata itu, sangat terbatas. Ada beberapa spot foto di sekitar lereng bukit, tapi terlihat mangkrak.

Tempat wisata yang baru sebulan diresmikan, ternyata sudah tidak terawat dengan baik. Bunga dalam pot, hanya menumpuk di pinggir jalan. Rerumputan liar, tampak tumbuh subur dengan tidak beraturan.  “Masih landmark bertuliskan Talang Hills,” cetus Kepala Desa (Kades) Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, H. Syukri.

Baca Juga :  Liburan Anti Mainstream di Hutan Baluran, Afrika-nya Pulau Jawa

Menurut Kades Syukri, wisata Talang Hills hanya ramai pada Minggu atau hari libur. Selain hari-hari itu, kondisinya memang sepi. “Pengunjung yang datang masih sebatas warga yang ada di sekitar Kota Genteng,” katanya.

Para pengunjung, jelas dia, biasanya datang sambil olahraga dengan naik sepeda. Sambil menikmati pemandangan alam, mereka itu ingin istirahat sambil foto-foto. “Yang banyak datang untuk foto-foto,” ujarnya.

Kades H Syukri mengakui Talang Hills yang sudah diresmikan itu sebenarnya belum layak. Pembangunan terhenti, karena kekurangan dana. “Fasilitas masih minim, kita sedang mengajukan bantuan ke pemkab. Semoga bulan depan bisa diperbaiki lagi,” cetusnya.

Di sekitar Talang Hills itu, jelas dia, rencananya akan dibangun jalan menuju lokasi, kamar mandi, dan gazebo yang bisa dibuat tempat istirahat pengunjung. “Tempatnya bagus, dari bukit bisa melihat Kota Genteng,” katanya. (mg5/abi)

Baca Juga :  Satpol PP Genteng Tertibkan PKL

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/