alexametrics
28.9 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Kunjungan Wisata Membeludak, Polisi Gencarkan Patroli Keliling

BANYUWANGI – Tempat wisata Pantai Boom Banyuwangi diserbu pengunjung, Minggu (2/1). Untuk mengantisipasi kerumunan, aparat Polsek Banyuwangi memperketat keamanan dan penerapan protokol kesehatan kepada para pengunjung. ”Sejak menjelang pergantian tahun, para pengunjung wisata mengalami peningkatan,” ujar Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin.

Pihaknya sudah mendirikan pos keamanan di tempat wisata tersebut, namun tetap melakukan patroli di lingkungan wisata. ”Anggota keliling untuk memantau para wisatawan tetap aman,” katanya.

Patroli tersebut juga  untuk mengantisipasi adanya wisatawan yang mengalami kecelakaan atau lainnya. ”Banyaknya wisatawan terkadang mengabaikan kondisi pandemi Covid-19 meski berkunjung di tempat wisata,” terangnya.

Patroli tersebut, masih kata Kusmin, juga untuk melihat penerapan protokol kesehatan di tempat wisata. Para pengunjung, memang diwajibkan untuk scan barcode Peduli Lindungi. ”Kita tidak ingin para pelaku wisata juga menerapkan prokes yang susah ditentukan,” terangnya. 

Baca Juga :  Perketat Manifes, Nomor STNK Diinput ke Tiket Kapal

BANYUWANGI – Tempat wisata Pantai Boom Banyuwangi diserbu pengunjung, Minggu (2/1). Untuk mengantisipasi kerumunan, aparat Polsek Banyuwangi memperketat keamanan dan penerapan protokol kesehatan kepada para pengunjung. ”Sejak menjelang pergantian tahun, para pengunjung wisata mengalami peningkatan,” ujar Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin.

Pihaknya sudah mendirikan pos keamanan di tempat wisata tersebut, namun tetap melakukan patroli di lingkungan wisata. ”Anggota keliling untuk memantau para wisatawan tetap aman,” katanya.

Patroli tersebut juga  untuk mengantisipasi adanya wisatawan yang mengalami kecelakaan atau lainnya. ”Banyaknya wisatawan terkadang mengabaikan kondisi pandemi Covid-19 meski berkunjung di tempat wisata,” terangnya.

Patroli tersebut, masih kata Kusmin, juga untuk melihat penerapan protokol kesehatan di tempat wisata. Para pengunjung, memang diwajibkan untuk scan barcode Peduli Lindungi. ”Kita tidak ingin para pelaku wisata juga menerapkan prokes yang susah ditentukan,” terangnya. 

Baca Juga :  Selama Tahun Baru Jalan Ditutup, Kerumunan Massa Berkurang

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/