RadarBanyuwangi.id - Mencabut singkong kelihatannya mudah, tapi kalau tidak hati-hati, umbi singkong bisa patah dan tertinggal di dalam tanah.
Umbi yang patah bukan hanya membuat hasil panen berkurang, tapi juga menyulitkan saat mengambil sisa umbi yang tertinggal. Berikut ini cara sederhana mencabut singkong agar umbinya tidak rusak.
1. Siram tanah terlebih dahulu
Beberapa jam sebelum mencabut, siram tanah di sekitar tanaman singkong dengan air secukupnya. Tanah yang lembab akan lebih gembur, sehingga memudahkan proses pencabutan.
2. Gunakan alat bantu sederhana
Gunakan cangkul atau linggis kecil untuk menggali tanah di sekitar batang singkong. Gali melingkar di sekitar batang sejauh kira-kira 30 cm agar akar dan umbi tidak terpotong.
3. Goyangkan batang singkong perlahan
Pegang batang singkong bagian bawah, lalu goyangkan perlahan ke kanan dan kiri sambil menariknya ke atas. Gerakan ini membantu melepaskan umbi dari tanah tanpa harus menarik paksa.
4. Cabut perlahan ke atas
Setelah terasa agak longgar, tarik batang singkong lurus ke atas secara perlahan dan stabil. Jangan menarik dengan hentakan karena bisa membuat umbi patah.
5. Periksa lubang tanah
Setelah dicabut, periksa kembali lubang bekas tanaman. Jika ada umbi yang tertinggal, gali dengan hati-hati agar bisa diambil tanpa merusaknya.
Dengan cara ini, mencabut singkong jadi lebih mudah dan hasil panennya pun tetap utuh. Teknik ini cocok diterapkan di kebun kecil maupun lahan pertanian agar panen singkong lebih maksimal. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi