Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ahli Peringatkan Bahaya Marinasi Ayam Terlalu Lama

M
Sains menjelaskan durasi marinasi ayam yang ideal agar serat daging tetap terjaga dan bumbu meresap optimal. (Ilustrasi Gemini AI)
Sains menjelaskan durasi marinasi ayam yang ideal agar serat daging tetap terjaga dan bumbu meresap optimal. (Ilustrasi Gemini AI)

Advertisement

RADAR BANYUWANGI - Banyak orang percaya bahwa merendam daging ayam dalam bumbu selama mungkin akan memberikan hasil rasa yang lebih maksimal.

Namun, para ahli kuliner dan ilmuwan pangan justru menegaskan bahwa durasi marinasi yang berlebihan dapat merusak struktur serat daging hingga membuatnya hancur.

Sindy, seorang konsumen, mengaku lebih memilih memarinasi daging semalaman agar bumbu meresap sempurna.

Advertisement

"Ya aku pribadi lebih suka di-marinasi semalaman sih minimal. Soalnya aku lebih suka bumbu yang kerasa lebih meresap gitu lho," ujarnya.

Faktanya, molekul bumbu berukuran besar seperti bawang sulit menembus jauh ke dalam serat daging ayam.

Fisikawan pangan, Prof. Greg Blonder, menjelaskan bahwa komponen yang mampu menembus daging dengan cepat hanyalah garam melalui proses osmosis.

Advertisement

Sementara itu, penggunaan bumbu berasam tinggi seperti air jeruk nipis atau cuka dalam waktu lama justru menyebabkan denaturasi protein berlebihan.

Proses tersebut membuat lapisan luar daging menjadi keras, berkapur, bahkan teksturnya berubah menjadi lunak seperti bubur saat dimasak.

Berdasarkan panduan dari FSIS-USDA, durasi ideal untuk memarinasi dada ayam tanpa tulang berkisar antara 30 menit hingga maksimal 2 jam.

Durasi ini cukup untuk menghasilkan tekstur yang tetap juicy tanpa merusak jaringan serat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ayam Cemani hingga Ayam Bangkok, Ini 4 Jenis Ayam dengan Harga Fantastis

Ayam Cemani hingga Ayam Bangkok, Ini 4 Jenis Ayam dengan Harga Fantastis

Ayam Cemani, Totleger, Bangkok, dan ayam hutan hijau punya keunikan berbeda. Simak faktor harga, karakteristik, dan legalitas pemeliharaannya.

Mengenal Ayam Cemani, Si Ayam Hantu yang Diburu Kolektor Dunia, Harganya Tembus USD 2.500

Mengenal Ayam Cemani, Si Ayam Hantu yang Diburu Kolektor Dunia, Harganya Tembus USD 2.500

Ayam Cemani asal Indonesia dikenal dengan tubuh hitam legam, genetik unik, cerita mistis, dan harga tinggi. Simak fakta ilmiah serta peluang usahanya.

Ayam Cemani Dijuluki Lamborghini, Benarkah Harganya Bisa Miliaran Rupiah?

Ayam Cemani Dijuluki Lamborghini, Benarkah Harganya Bisa Miliaran Rupiah?

Ayam Cemani asal Temanggung dikenal serbahitam karena fibromelanosis. Simak fakta tentang genetik, darah, telur, daging, dan mitosnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer