Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikira Bunga, Ternyata Daun! Ini Rahasia Warna-Warni Bougenville di Camp Elephant Flying Squad

Ali Sodiqin
Penulis: Ali Sodiqin❯

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Bougenville di Camp Elephant Flying Squad tampil penuh warna. Simak fakta unik bunga kertas, dari braktea yang mencolok hingga bunga aslinya yang kecil. (Instagram @btn_tessonilo)
Bougenville di Camp Elephant Flying Squad tampil penuh warna. Simak fakta unik bunga kertas, dari braktea yang mencolok hingga bunga aslinya yang kecil. (Instagram @btn_tessonilo)

RADAR BANYUWANGI – Warna-warni bougenville mampu menghadirkan suasana ceria di Camp Elephant Flying Squad, Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau, Sumatra. Namun, di balik kecantikannya, tanaman yang dikenal sebagai bunga kertas ini menyimpan fakta unik: bagian berwarna mencolok yang sering dikira bunga ternyata merupakan braktea atau daun pelindung, sedangkan bunga aslinya justru berukuran kecil.

Keberadaan bougenville menambah sentuhan warna di lingkungan camp yang berkaitan erat dengan upaya konservasi gajah dan penanganan konflik antara manusia dan satwa liar.

Dikutip dari unggahan akun Instagram @btn_tessonilo, bougenville menjadi salah satu daya tarik visual di Camp Elephant Flying Squad. Tanaman ini dikenal memiliki beragam warna yang membuat lingkungan sekitar terlihat lebih ceria, hijau, dan asri.

Camp Elephant Flying Squad merupakan unit respons cepat untuk mendukung konservasi serta mitigasi konflik manusia-gajah di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, Sumatra.

Bukan Bunga Biasa, Bagian Berwarnanya Ternyata Braktea

Sekilas, warna-warni bougenville terlihat seperti kelopak bunga yang mekar sempurna. Padahal, bagian yang paling mencuri perhatian tersebut merupakan braktea, yakni daun pelindung yang mengelilingi bunga.

Braktea memiliki warna mencolok yang menjadi ciri khas bougenville. Sementara itu, bunga aslinya berukuran kecil, umumnya berwarna putih atau kekuningan, dan berada di bagian tengah kelompok braktea.

Keunikan inilah yang membuat bougenville menarik untuk diamati. Tanaman yang terlihat sederhana ternyata memiliki struktur berbeda dari anggapan banyak orang.

Sebutan bunga kertas juga bukan tanpa alasan. Brakteanya relatif tipis dan memiliki tekstur menyerupai kertas, terutama ketika mulai mengering. Karakter tersebut menjadi salah satu ciri khas yang membedakan bougenville dari tanaman hias lainnya.

Suka Sinar Matahari, Warna Bougenville Tampil Memikat

Selain dikenal karena warna-warni brakteanya, bougenville juga termasuk tanaman yang menyukai sinar matahari langsung. Pencahayaan yang cukup mendukung pertumbuhan sekaligus membantu tanaman menghasilkan tampilan warna yang menarik.

Karena itu, pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam merawat bougenville. Area terbuka yang memperoleh sinar matahari memadai dapat menjadi pilihan, dengan tetap memperhatikan kondisi tanah dan kebutuhan air tanaman.

Bougenville relatif toleran terhadap kondisi kering setelah tumbuh mapan. Namun, penyiraman tetap perlu disesuaikan dengan kelembapan media tanam agar akar tidak terus-menerus berada dalam kondisi basah.

Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini dapat menjadi elemen penghijauan sekaligus memberikan sentuhan warna pada lingkungan camp.

Bougenville Mempercantik Lingkungan Camp Konservasi Gajah

Camp Elephant Flying Squad berada di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, Sumatra. Unit ini berperan dalam respons cepat konservasi dan mitigasi konflik manusia-gajah, persoalan penting dalam pengelolaan kawasan yang menjadi habitat satwa liar.

Di tengah fungsi tersebut, keberadaan tanaman hias seperti bougenville memberikan sentuhan visual yang berbeda. Warna-warni brakteanya membuat lingkungan camp terlihat lebih ceria, hijau, dan asri.

Perpaduan tanaman hias, pepohonan, dan ruang terbuka juga dapat menghadirkan suasana yang lebih nyaman. Bougenville menjadi salah satu pilihan untuk memperkaya tampilan lanskap tanpa harus mengandalkan tanaman dengan bunga berukuran besar.

Lebih dari sekadar mempercantik lingkungan, tanaman ini juga menghadirkan kesempatan untuk mengenal keunikan alam. Fakta bahwa bagian paling berwarna dari bougenville ternyata merupakan daun pelindung menjadi pengetahuan sederhana yang menarik bagi pengunjung.

Pada akhirnya, bougenville membuktikan bahwa keindahan alam tidak selalu hadir dalam bentuk yang kita bayangkan. Di Camp Elephant Flying Squad, kawasan konservasi gajah di Taman Nasional Tesso Nilo, warna-warni bunga kertas bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga menyimpan fakta botani yang menarik untuk diketahui.

Catatan redaksi: Atribusi “dikutip dari unggahan Instagram @btn_tessonilo” sebaiknya dipertahankan jika informasi tersebut memang berasal dari unggahan akun itu. Untuk menjaga akurasi jurnalistik, pastikan unggahan aslinya telah diperiksa sebelum berita diterbitkan. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bougenville Suka Panas, tetapi Bisa Mati saat Hujan, Ini Penyebabnya

Bougenville Suka Panas, tetapi Bisa Mati saat Hujan, Ini Penyebabnya

Bougenville tahan panas, tetapi bisa mati saat musim hujan. Simak penyebab akar busuk di tanah padas dan solusi pot berlubang agar tanaman tumbuh subur.

Bougenville Susah Berbunga? Coba Trik Stres Air dan Pupuk NPK 16-16-16

Bougenville Susah Berbunga? Coba Trik Stres Air dan Pupuk NPK 16-16-16

Bougenville susah berbunga? Simak cara mengatur penyiraman, memakai pupuk NPK 16-16-16, memangkas ranting, dan mengatur sinar matahari dengan tepat.

Bougenville Bikin Halaman Rumah Meriah, Ini Rahasia Merawat agar Rajin Berbunga

Bougenville Bikin Halaman Rumah Meriah, Ini Rahasia Merawat agar Rajin Berbunga

Bougenville atau bunga kertas tahan panas dan minim air. Kenali fakta unik, manfaat, serta cara merawatnya agar tumbuh sehat dan rajin berbunga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer