Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bougenville Rajin Berdaun tapi Tak Berbunga? Ini Cara Memancing Warnanya

Ali Sodiqin
Penulis: Ali Sodiqin❯

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Ilustrasi taman bunga bougenville. (AI - Radar Pati)
Ilustrasi taman bunga bougenville. (AI - Radar Pati)

RADAR BANYUWANGI — Bougenville bisa tumbuh subur dengan daun hijau lebat, tetapi tetap minim bunga jika terlalu teduh atau sering disiram. Agar tanaman hias yang dikenal sebagai bunga kertas ini menghasilkan warna cerah dan rimbun, kuncinya terletak pada paparan sinar matahari yang cukup, penyiraman terukur, pemupukan tepat, dan pemangkasan berkala.

Bougenville (Bougainvillea) merupakan tanaman hias tropis yang populer karena warna merah muda, ungu, merah, hingga jingga yang menghiasi rantingnya. Tanaman ini cocok ditanam di halaman maupun pot, tetapi membutuhkan perawatan yang sesuai agar pertumbuhannya tidak hanya didominasi daun.

Menariknya, bagian berwarna cerah yang kerap dianggap sebagai bunga sebenarnya merupakan daun pelindung yang termodifikasi, disebut bract atau braktea. Bunga aslinya berukuran kecil dan umumnya berwarna putih atau kekuningan, berada di bagian tengah braktea.

Lalu, bagaimana cara menanam dan merawat bougenville agar berbunga indah?

1. Pastikan mendapat sinar matahari langsung

Sinar matahari menjadi salah satu faktor penting untuk merangsang bougenville berbunga. Tanaman ini membutuhkan paparan matahari langsung sekitar enam hingga delapan jam sehari agar dapat tumbuh optimal dan menghasilkan braktea berwarna cerah.

Jika bougenville tumbuh rimbun tetapi jarang berbunga, periksa lokasi penanamannya. Tanaman yang diletakkan di sudut teduh atau terhalang bangunan dan pepohonan mungkin tidak mendapatkan cahaya yang cukup.

Untuk bougenville dalam pot, pindahkan ke lokasi yang lebih terbuka dan terkena matahari. Sementara itu, jika ditanam langsung di tanah, perhatikan apakah tajuk pohon lain menutupi area tumbuhnya.

2. Jangan berlebihan menyiram tanaman

Kesalahan yang sering dilakukan saat merawat bougenville adalah menyiramnya terlalu sering. Tanaman ini menyukai media tanam yang memiliki drainase baik dan tidak terus-menerus basah.

Penyiraman berlebihan dapat membuat akar kekurangan oksigen dan meningkatkan risiko pembusukan. Kondisi terlalu basah juga dapat menghambat pertumbuhan optimal dan pembungaan.

Siram ketika lapisan media tanam mulai mengering, dengan menyesuaikan kondisi cuaca, ukuran pot, serta jenis tanah. Pastikan air dapat mengalir keluar melalui lubang drainase.

Bougenville yang sudah tumbuh mapan relatif toleran terhadap kondisi kering. Namun, tanaman tetap perlu memperoleh air yang cukup, terutama saat baru ditanam atau ketika mengalami cuaca sangat panas. Tidak perlu sengaja membiarkannya layu untuk memancing bunga.

3. Pilih pupuk yang mendukung pembungaan

Pemupukan juga berpengaruh terhadap pertumbuhan bougenville. Pupuk dengan kandungan nitrogen terlalu tinggi dapat mendorong pertumbuhan daun dan batang secara berlebihan, terutama jika faktor lain seperti cahaya dan air belum sesuai.

Gunakan pupuk lengkap dengan komposisi seimbang atau formulasi yang mendukung pembungaan, dengan memperhatikan kandungan fosfor dan kalium. Ikuti dosis pada label produk agar tanaman tidak mengalami kelebihan pupuk.

Pemupukan sebaiknya dilakukan sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi media tanam. Pemberian pupuk terlalu banyak bukan jaminan bunga semakin lebat, bahkan dapat merusak akar.

4. Pangkas ranting setelah berbunga

Pemangkasan membantu menjaga bentuk tanaman dan merangsang pertumbuhan tunas baru. Ranting yang terlalu panjang, kering, atau tumbuh tidak beraturan dapat dipangkas setelah periode berbunga.

Lakukan pemangkasan dengan gunting yang bersih dan tajam. Pemangkasan ringan pada ujung tunas juga bisa membantu membentuk tanaman agar lebih rimbun.

Namun, hindari memangkas terlalu banyak tanpa mempertimbangkan kondisi tanaman. Pemangkasan berat dapat mengurangi pertumbuhan dan menunda pembungaan berikutnya. Gunakan sarung tangan karena bougenville memiliki duri pada batangnya.

5. Gunakan pot dan media tanam dengan drainase baik

Bougenville dapat tumbuh di tanah maupun pot. Jika memilih pot, gunakan wadah berlubang di bagian bawah agar kelebihan air tidak menggenang.

Media tanam sebaiknya gembur dan mampu mengalirkan air dengan baik. Campuran tanah dengan bahan berpori, seperti pasir kasar atau bahan lain yang sesuai, dapat membantu memperbaiki drainase.

Pot yang terlalu besar untuk tanaman kecil bisa menyimpan kelembapan lebih lama, terutama jika media tanamnya padat. Karena itu, pilih pot sesuai ukuran tanaman dan jangan buru-buru memindahkannya ke wadah yang jauh lebih besar jika belum diperlukan.

Meski bougenville dapat berbunga baik ketika akarnya tidak memiliki ruang berlebihan, tanaman tidak perlu sengaja dibuat sesak akar. Kesehatan akar, aerasi media, cahaya, dan pengelolaan air tetap menjadi prioritas.

6. Perbanyak bougenville melalui stek batang

Selain menanam dari bibit, bougenville dapat diperbanyak melalui stek batang. Cara ini memungkinkan penghobi memperbanyak tanaman dari indukan yang memiliki warna atau karakter pertumbuhan yang disukai.

Pilih batang yang sehat dan sudah cukup matang, bukan pucuk yang masih terlalu lunak. Potong sepanjang kurang lebih 15–20 sentimeter menggunakan alat yang bersih, lalu buang daun pada bagian bawah batang.

Tancapkan stek ke media perakaran yang ringan dan memiliki drainase baik. Jaga media tetap sedikit lembap, bukan basah kuyup. Letakkan di tempat hangat dengan cahaya terang tidak langsung selama proses pembentukan akar.

Penutup plastik bening dapat membantu menjaga kelembapan, tetapi pastikan sirkulasi udara tetap memadai agar stek tidak mudah berjamur. Pembentukan akar bisa memerlukan beberapa minggu dan waktunya bergantung pada kondisi tanaman serta lingkungan.

Setelah akar terbentuk dan tunas baru tumbuh, biasakan tanaman secara bertahap terhadap sinar matahari langsung sebelum memindahkannya ke lokasi permanen.

Mengapa bougenville hanya berdaun tanpa bunga?

Jika bougenville terus menghasilkan daun tetapi tidak berbunga, periksa empat hal utama: durasi sinar matahari, frekuensi penyiraman, komposisi pupuk, dan riwayat pemangkasan.

Tanaman yang tumbuh di tempat teduh perlu mendapat lebih banyak cahaya. Media yang selalu basah perlu diperbaiki pengelolaan airnya. Jika daun tumbuh sangat subur setelah pemupukan, periksa apakah pupuk yang digunakan mengandung nitrogen terlalu tinggi.

Perlu diingat, pembungaan juga dipengaruhi varietas, umur tanaman, kondisi akar, cuaca, dan kesehatan tanaman secara keseluruhan. Tidak ada satu trik yang menjamin bougenville langsung berbunga lebat dalam waktu singkat.

Dengan sinar matahari yang cukup, penyiraman sesuai kebutuhan, pemupukan terukur, serta pemangkasan yang tepat, bougenville berpeluang tumbuh sehat dan menampilkan warna khasnya. Perawatan yang konsisten menjadi kunci agar bunga kertas mempercantik halaman rumah sepanjang musim yang mendukung. (*)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cara Membuat Bonsai Bougenville Tiga Warna, Kenali Teknik dan Perawatannya

Cara Membuat Bonsai Bougenville Tiga Warna, Kenali Teknik dan Perawatannya

Cara membuat bonsai bougenville dari pemilihan bahan, penataan akar, pengawatan hingga pemangkasan agar tumbuh artistik, sehat, dan rajin berbunga.

Bunga Bougenville Bisa Berbunga Lebat dan Warna-warni, Ini 4 Cara Merawatnya

Bunga Bougenville Bisa Berbunga Lebat dan Warna-warni, Ini 4 Cara Merawatnya

Ingin bougenville berbunga lebat dan warna-warni? Simak 4 cara merawat bunga kertas, mulai dari penyiraman hingga pemangkasan rutin di rumah.

Cara Memperbanyak Bunga Bougenville Tanpa Beli, Coba 8 Langkah Stek Batang Ini

Cara Memperbanyak Bunga Bougenville Tanpa Beli, Coba 8 Langkah Stek Batang Ini

Ingin memperbanyak bunga bougenville tanpa membeli bibit? Simak 8 langkah stek batang, mulai dari memilih batang hingga merawat akar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer