Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Samsung Galaxy S26 Ultra Disebut Tak Perlu Tempered Glass, Ini Alasannya

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 23 Januari 2026 | 21:15 WIB
Bocoran Samsung Galaxy S26 Series.
Bocoran Samsung Galaxy S26 Series.

RADARBANYUWANGI.ID - Samsung semakin mendekati peluncuran lini flagship terbarunya, Galaxy S26 Series.

Berbagai bocoran yang beredar dalam beberapa pekan terakhir mengungkap arah strategi Samsung, mulai dari perbedaan chipset antarwilayah, peningkatan layar, hingga inovasi privasi yang berpotensi mengubah kebiasaan penggunaan aksesori smartphone.

Galaxy S26 Plus Muncul di Geekbench dengan Exynos 2600

Setelah sebelumnya Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra terdeteksi menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5, kini giliran Galaxy S26 Plus yang muncul di database Geekbench.

Informasi ini pertama kali dibagikan oleh tipster Abhishek Yadav melalui platform X dan diyakini merujuk pada varian Korea Selatan.

Berbeda dari dua model lainnya, Galaxy S26 Plus tercatat menggunakan chipset Exynos 2600 buatan Samsung sendiri.

Chipset ini menjadi sorotan karena diproduksi dengan teknologi 2nm Gate-All-Around (GAA), yang diklaim sebagai yang pertama di industri.

Exynos 2600 mengusung konfigurasi CPU 10 inti, terdiri dari:

Untuk grafis, chipset ini dipadukan dengan GPU Xclipse 960.

Dalam pengujian OpenCL Geekbench yang berfokus pada performa GPU, Galaxy S26 Plus mencetak skor 24.964 poin.

Selain itu, perangkat ini tercatat menjalankan Android 16 dan dibekali RAM 12 GB.

Perlu dicatat, hasil ini tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan Galaxy S26 dan S26 Ultra yang diuji pada aspek CPU (single-core dan multi-core), sehingga evaluasi performa menyeluruh masih menunggu pengujian lanjutan.

Strategi Chipset: Exynos untuk Korea, Snapdragon untuk Global

Samsung kembali menerapkan strategi segmentasi chipset berdasarkan wilayah.

Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra yang menggunakan Exynos 2600 dikabarkan hanya tersedia secara eksklusif di Korea Selatan.

Sementara itu, pasar global, termasuk Indonesia, diperkirakan akan mendapatkan varian dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Pendekatan ini menegaskan upaya Samsung untuk tetap mengembangkan Exynos sebagai identitas teknologi internal, sembari menjaga performa flagship global melalui chipset Snapdragon terbaru.

Galaxy S26 Ultra: Layar Tangguh Tanpa Tempered Glass?

Salah satu bocoran paling menarik datang dari Ice Universe, tipster ternama yang mengungkap bahwa Galaxy S26 Ultra akan menggunakan Gorilla Glass generasi terbaru dengan tingkat ketahanan lebih tinggi.

Kaca pelindung ini disebut mampu memberikan perlindungan ekstra terhadap benturan dan goresan dalam penggunaan harian.

Samsung sebelumnya telah memperkenalkan lapisan anti-reflektif pada Galaxy S25 Ultra, yang secara signifikan mengurangi pantulan cahaya.

Pada Galaxy S26 Ultra, teknologi ini dikabarkan akan ditingkatkan lebih jauh, hingga berpotensi menghilangkan kebutuhan tempered glass tambahan.

Privacy Display dan Magic Flex Pixel: Privasi Naik Kelas

Galaxy S26 Ultra juga dirumorkan membawa fitur Privacy Display, yang memungkinkan layar hanya terlihat jelas dari sudut pandang depan.

Bocoran dari tangkapan layar aplikasi Good Lock menunjukkan adanya toggle Privacy Display langsung di Quick Panel One UI 8.5, menandakan fitur ini dirancang untuk akses cepat.

Berbeda dari screen protector anti-spy konvensional, teknologi ini bekerja di tingkat piksel melalui panel OLED M14 dan fitur Magic Flex Pixel.

Dengan pendekatan tersebut, layar akan tampak hitam saat dilihat dari samping, namun tetap terang dan tajam dari arah depan tanpa mengorbankan kualitas visual maupun sensor sidik jari.

Spesifikasi Layar dan Desain Galaxy S26 Series

Galaxy S26 Series dikabarkan menggunakan panel OLED M14 dari Samsung Display, yang menawarkan peningkatan kecerahan dan efisiensi daya.

Panel ini juga digunakan oleh produsen lain seperti Apple dan Google, sehingga menjadi standar baru di kelas flagship.

Untuk ukuran layar:

Model Plus dan Ultra disebut akan mempertahankan ukuran dari generasi sebelumnya, sementara model dasar mendapat sedikit peningkatan.

Peningkatan Pengisian Daya dan Baterai

Samsung juga dikabarkan mulai mengejar ketertinggalan dalam hal pengisian daya.

Galaxy S26 Ultra disebut akan mendukung fast charging hingga 60W, meningkat signifikan dari generasi sebelumnya.

Selain itu, seluruh model Galaxy S26 diperkirakan mendukung Qi2 25W dengan sistem magnet bawaan untuk aksesori resmi Samsung.

Di sektor baterai, Galaxy S26 Ultra dirumorkan membawa kapasitas hingga 5.400 mAh dan mengadopsi material silikon karbon untuk efisiensi yang lebih baik.

Kamera Galaxy S26 Ultra: Sensor Lebih Besar, Detail Lebih Tajam

Di sektor fotografi, Galaxy S26 Ultra dikabarkan mengusung konfigurasi tiga kamera belakang:

Sensor utama yang lebih besar diharapkan mampu meningkatkan performa low-light dan rentang dinamis secara signifikan.

Sertifikasi TKDN dan Jadwal Peluncuran

Di Indonesia, Galaxy S26 Series telah mengantongi sertifikasi TKDN sebesar 37,50 persen untuk tiga model dengan kode SM-S942B, SM-S947B, dan SM-S948B.

Hal ini menjadi indikator kuat bahwa peluncuran di Tanah Air tinggal menunggu waktu.

Secara global, Galaxy S26 Series dikabarkan akan diperkenalkan pada 25 Februari 2026, dengan penjualan dimulai 11 Maret di Korea Selatan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#samsung galaxy s26