Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Keren! Gubernur Dedi Mulyadi Uji Coba BOBIBOS, Bahan Bakar dari Jerami yang Siap Gantikan Solar!

Ali Sodiqin • Kamis, 13 November 2025 | 01:29 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ungkap penggunaan bahan bakar jerami untuk lingkungan Lembur Pakuan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ungkap penggunaan bahan bakar jerami untuk lingkungan Lembur Pakuan.

RADARBANYUWANGI.ID - Inovasi energi ramah lingkungan karya anak bangsa kembali mencuri perhatian.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan uji coba bahan bakar BOBIBOS (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos) di Lembur Pakuan, Subang, Selasa (11/11/2025).

Dalam uji coba tersebut, Dedi Mulyadi didampingi langsung oleh Founder BOBIBOS, M. Ikhlas Thamrin, mengisi tangki mesin traktor dengan bahan bakar hasil olahan jerami. Hasilnya mengejutkan—traktor menyala normal tanpa solar!

“Ini kita uji coba bahan bakar dari jerami, dan hasilnya mesin traktor bisa hidup normal,” ujar Dedi Mulyadi sambil menunjukkan traktor yang beroperasi mulus di tengah sawah Lembur Pakuan.

Dedi menilai inovasi ini sebagai terobosan penting bagi kemandirian energi nasional, terutama di sektor pertanian.

Menurutnya, jerami yang selama ini dianggap limbah pasca panen kini bisa menjadi sumber energi terbarukan bernilai ekonomi tinggi.

“Jerami di sawah-sawah Lembur Pakuan nanti bisa diproses jadi bahan bakar diesel 2 tak dan 4 tak. Dua minggu lagi, saat panen, kita langsung olah jadi bahan bakar,” ungkap Dedi optimistis.

Ia juga memastikan akan mendukung penuh produksi massal BOBIBOS di Jawa Barat, dengan sistem cepat tanpa birokrasi berbelit.

“Jangan pakai lembaga pemerintah dulu, lama. Kita pakai lembaga KDM. Permodalan akan saya tanggung,” tegasnya.

Sementara itu, Founder BOBIBOS M. Ikhlas Thamrin mengapresiasi dukungan dari Gubernur Jawa Barat.

“Alhamdulillah, BOBIBOS ini bisa jadi solusi energi nasional berbasis pertanian,” kata Thamrin tersenyum.

Dikutip dari situs resmi Bapenda Jawa Barat, BOBIBOS merupakan bahan bakar nabati (BBN) hasil riset panjang PT Inti Sinergi Formula.

Produk ini mengubah limbah jerami menjadi bahan bakar beroktan tinggi—RON 98,1—dengan performa mesin ringan, tarikan halus, dan emisi rendah.

Konsep BOBIBOS bertujuan membuat petani “tersenyum dua kali”: pertama saat panen, kedua ketika limbah jerami mereka bernilai ekonomi.

Dari setiap 1 hektar sawah, bisa dihasilkan 3.000 liter bahan bakar, dan Lembur Pakuan dengan 1.000 hektar lahan berpotensi memproduksi jutaan liter.

Tak hanya bahan bakar, proses produksi BOBIBOS juga menghasilkan pakan ternak dan pupuk organik, menciptakan ekosistem pertanian berkelanjutan.

Rencana distribusinya pun menarik—BOBIBOS akan dikembangkan hingga tingkat desa melalui Bobibos Mini, di mana kelompok masyarakat dan ibu-ibu PKK bisa menjadi agen penjual.

“Dengan BOBIBOS, kita ingin sawah tak hanya menghasilkan pangan, tapi juga energi,” ujar Thamrin.

Sebelumnya, BOBIBOS telah resmi diluncurkan di Jonggol, Bogor, oleh Dedi Mulyadi bersama pengusaha nasional H. Amir Mahpud (Primajasa) dan sejumlah tokoh penting.

Amir menyatakan siap menggunakan BOBIBOS untuk armada bus Primajasa dan travel Jabodetabek, karena kualitasnya unggul dan hemat biaya operasional.

“Tarikan mesin lebih enteng, suara halus, dan biaya operasional turun,” ungkap Amir.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pengusaha nasional, dan inovator muda, BOBIBOS menjadi tonggak baru energi merah putih—membawa Indonesia menuju kemandirian energi hijau berbasis pertanian lokal.

“BOBIBOS bukan sekadar bahan bakar, tapi harapan baru bagi bangsa,” tutup Dedi Mulyadi penuh semangat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#bahan bakar nabati #gubernur jawa barat #RON 98 #Bobibos #KDM #kang dedi mulyadi #bahan bakar jerami #solar