alexametrics
28.9 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022
- Advertisement -spot_img
- Mobile -spot_img

TAG

selat bali

Enam Jam Digergaji, Evakuasi Bangkai Paus Tuntas

Tak perlu langkah ekstrem untuk mengevakuasi bangkai ikan paus jenis sperma (Physeter macrocephalus) yang nyaris sepekan terdampar di Pantai Laut Lestari, Kelurahan Bulusan. Sabtu  malam (6/8), bangkai paus berbobot 40 ton itu akhirnya dikubur setelah petugas berhasil memotong 60 persen bagian tubuh paus.

Juni sampai November ”Musim” Mamalia Laut Cari Makan

Perairan Selat Bali ternyata bukan hanya merupakan tempat hidup ikan-ikan kecil. Sebaliknya, perairan yang menghubungkan tanah Jawa dan Pulau Dewata, ini juga dipercaya menjadi tempat ikan ”raksasa” mencari makan pada musim-musim tertentu.

Puluhan Kali Jumpai Hiu Sirip Putih dan Hitam

Selama ini hiu selalu identik dengan penggambaran hewan air ganas. Hiu dikenal biasa berburu dengan memanfaatkan rahang dan rangkaian giginya yang tajam untuk mencabik mangsa, bahkan berbahaya bagi manusia.

Paus Orca Pernah Kandas di Bangsring Tahun Lalu

Catatan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa), sebenarnya bukan kali ini saja peristiwa paus terdampar terjadi di wilayah kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini. Tahun lalu, tepatnya pada 3 April 2021, seekor paus pembunuh jenis orca juga terdampar di kawasan Pantai Bangsring, Kecamatan Wongsorejo. Bedanya, kala itu paus yang terdampar tersebut sudah dalam kondisi mati.

Meskipun Berukuran Besar, Hiu Tak Ganggu Aktivitas Penyeberangan

Ikan hiu dan paus yang kerap muncul di Selat Bali, tidak sampai mengganggu aktivitas nelayan dan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang. Kemunculan makhlut laut berukuran besar semacam itu, dianggap sudah biasa.

Pusing Mikir Evakuasi Bangkai Paus, Opsi Terakhir Bakal Diledakkan

Gagalnya proses evakuasi bangkai ikan paus sperma yang terdampar di Pantai Laut Lestari, Desa Bulusan, Kalipuro, menjadi masalah tersendiri bagi Pemkab Banyuwangi. Pemerintah daerah sampai pusing memikirkan cara yang tepat untuk mengevakuasi bangkai paus tersebut.

Evakuasi Temui Jalan Buntu, Bangkai Paus Berencana Ditenggelamkan Dekat Tabuhan

Kerja keras petugas gabungan mengevakuasi bangkai ikan paus di Pantai Lestari, Kelurahan Bulusan, Banyuwangi, menemui jalan buntu. Kamis (4/8) bangkai paus berbobot puluhan ton tersebut gagal ditarik ke daratan setelah bagian kanal truk tronton yang digunakan untuk mengikat paus patah.

Sempat Meledak, Proses Pemotongan Paus Butuh 4 Hari, Giginya Jadi Incaran

Bangkai ikan paus sperma (Physeter macrocephalus) masih mengapung di Pantai Lestari, Kelurahan Bulusan. Meski sudah lebih dari dua hari mati, tubuh paus berbobot 28 ton itu tak mudah untuk dipindahkan.

Selidiki Penyebab Kematian, Terjunkan 15 Anggota Tim Reaksi Cepat

Dokter yang selama ini berkecimpung di dunia penyu itu menambahkan, secara medis paus tersebut sudah tidak bernapas sejak Senin sore (1/8) pukul 18.00. Tidak ada proses respirasi dari tubuh paus sehingga mamalia raksasa tersebut dinyatakan mati. ”Sejak Selasa siang kita lihat pembusukan sudah berjalan, tapi masih masuk kode 2 atau baru mati. Secara perlahan akan masuk ke kode 3, mulai proses penimbunan gas, biasanya terlihat setelah kulit mengelupas,” jelasnya.

Gara-Gara Ada Paus Terdampar, Nelayan Bulusan Sempat Kesulitan Cari Ikan

Ikan paus sperma tersebut rupanya sudah tiga hari berputar-putar di sekitar perairan Selat Bali. Beberapa nelayan Bulusan mengaku sempat melihat keberadaan mamalia raksasa itu sebelum akhirnya mati.

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img
/