alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, June 25, 2022
- Advertisement -spot_img
- Mobile -spot_img

TAG

kisah hidup

Kisah Pedagang Keliling; Sehari Dapat Rp 16 Ribu, Paling Sering Tak Dapat Beli

Penghasilan yang didapatkan Pak Maimunah setiap harinya tidak banyak. Bayangkan saja, seharian bekerja berkeliling berjualan barang-barang rumah tangga, kakek 61 tahun itu hanya mendapatkan hasil Rp 16 ribu. Padahal, dia harus berkeliling seharian ke setiap desa untuk menjajakan jualannya.

Ibu dan Anak Hidup dari Bantuan Tetangga

Isnaini 56, warga Dusun Krajan II, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, sudah lima tahun lebih lumpuh. Tinggal bersama ibunya Siti Arifah, 71, selama ini hidupnya hanya mengandalkan uluran tangan dari para tetangga.

Tak Lekang Oleh Zaman, Tambal Pantat Panci Masih Laku

Sahmo, warga Desa Juglangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, masih bertahan dengan pekerjaan menambal panci alumunium. Dari kegiatannya itu, kakek 61 tahun tersebut  bisa menyambung hidup.

Kisah Usnul Ustianingrum, ODGJ yang Viral di Medsos karena Dipasung di Kandang

Usnul Ustianingrum, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, mengidap gangguan jiwa (ODGJ). Meski sudah melakukan pengobatan di RSUD Benur Surabaya dan dinyatakan sembuh, kini penyakit itu kambuh lagi. Obat yang sering dikonsumsi habis. Keluarga tidak mampu lagi membeli.

Derita Stroke, Kakek 88 Tahun Dibawa ke Yayasan Sosial

Kondisi Waras, 88, yang tinggal di Dusun Tegalsari Kidul, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, sangat mengenaskan. Kakek yang hampir berumur seabad itu hidup sebatang kara dan sakit stroke. Istrinya, Siti Rokayah meninggal beberapa tahun lalu.

Besarkan Tiga Anak dari Hasil Jualan Legen

Tukijan jualan sari legen ini mulai pukul 09.00 sampai habis. Setiap hari, ia membawa legen sebanyak 10 liter dan dijual dengan harga Rp 2.000 per gelas. “Saya beli legen di Cluring dengan harga Rp 3000 per liternya. “Sehari untung Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu,” katanya.

Kisah Ibu di Situbondo dengan 21 Orang Anak, Semua Dilahirkan Normal

Panggil saja namanya Bu Hujer, warga  Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih. Kebetulan, Sabtu (28/5) lalu dia berada di Kantor Pemkab Situbondo ingin menemui Bupati Situbondo Drs Karna Suswandi. Bu Hujer ditemani oleh anaknya yang paling kecil. Masih belum mengenyam bangku pendidikan.

Pertapa Alas Purwo Meninggal di RSUD Genteng

Seorang perempuan misterius yang diduga baru bertapa di Taman Nasional Alas Purwo selama 29 tahun, Hairunisa, 50, meninggal di RSUD Genteng, kemarin (24/5). Sebelumnya, perempuan yang tidak diketahui alamatnya itu pada Rabu (18/5) kecelakaan di jalan raya di tengah hutan Desa Kalipahit, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi.

Hidup Menjanda 20 Tahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Sosial

Pujiati, 45, warga Dusun Krajan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, ini sudah 15 tahun jualan es susu kedelai. Biasanya, ia jualan di pinggir sawah Dusun Stembel, Desa/Kecamatan Gambiran.

Tidak Punya Biaya untuk Membeli Kaki Palsu Hasil Pabrik

Sudoso Lucas, 77, warga Dusun Krajan, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, ini tidak menyerah. Sejak kaki kanannya diamputasi setahun lalu, jalan menggunakan kaki palsu dari anyaman bambu hasil buatannya sendiri.

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img
/