alexametrics
28.9 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022
- Advertisement -spot_img
- Mobile -spot_img

TAG

harga cabai

Harga Kebutuhan Dapur Masih Tinggi

Harga bumbu dapur tampaknya masih mahal, Kamis (28/7) lalu. Di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, harga sejumlah kebutuhan dapur seperti bawang merah, cabai rawit, hingga cabai merah, masih terpantau tinggi.

Alhamdulillah, Harga Cabai Rawit Turun Lagi

Harga cabai rawit yang turun ini, tidak dibarengi dengan harga cabai merah. Hingga kemarin (20/7), harga cabai merah masihbertahan Rp 60 ribu per kilogram. Harga kebutuhan dapur yang turun, itu juga pada bawang merah. Bila sebelumnya Rp 65 ribu per kilogram, kini menjadi, Rp 59 ribu per kilogram. “Bawang putih tetap Rp 20 ribu per kilogram,” terang Rihayah, 54, salah satu pedagang di Pasar Genteng I, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

Harga Cabai Rawit Turun, Cabai Besar Bertahan

Cabai rawit yang selama ini bertahan dengan harga yang cukup pedas, akhirnya mulai turun, Jumat (15/7). Bila sebelumnya bumbu dapur ini mencapai Rp 75 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 60 ribu per kilogram.

Harga Cabai Mahal, Satu Kali Panen Bisa Dapat Rp 20 Juta

Malik Ibrohim, warga Desa Kandang/Kecamatan Kapongan bersyukur karena saat panen cabai, bisa laku Rp 62 ribu perkilogram. Dalam satu kali panen di lahan dua kotak saja, dia mendapatkan tiga kuintal cabai. “Alhamdulillah, dalam satu kali panen saya dapat untung Rp 20 juta. Itu pun panen pertama. Sedangkan panen yang kedua dapat Rp 19 juta lebih. Lain lagi yang saat ini baru dipanen. Mudah-mudahan maish kuat Rp 20 juta,” ungkap Malik.

Harga Cabai Rawit Tembus Rp 90 Ribu, Pedagang Mengeluh Sering Tak Balik Modal

Harga cabai rawit makin meroket. Pantauan koran ini di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Situbondo, Minggu (26/6), harganya kini naik menjadi Rp 90 ribu perkilogram. Keadaan ini membuat pembeli maupun pedangan mengeluh.

Harga Cabai Naik Berlipat, Upah Buruh Petik Masih Tetap

Harga cabai rawit terus naik selama Juni 2022 ini. Saat ini, harga di pasaran mencapai Rp 86 ribu per kilogram, dan pernah tembus hingga Rp 90 ribu per kilogram. Meski harga tinggi, tapi upah para buruh cabai tidak pernah naik.

Petani Cabai Resah Cuaca Tak Mendukung

Petani yang baru menanam cabai banyak yang resah. Sebab, keadaan cuaca saat ini tidak mendukung perkembangan cabai. Hujan datang tidak teratur. Tak jarang, petani harus menanam cabai hingga dua kali.

Harga Cabai Melambung, Petani Raup Untung

Kenaikan harga cabai rawit cukup menguntungkan petani yang selama pandemi Covid-19 banyak menanggung rugi. Di pasaran, harga cabai rawit berada di kisaran Rp 85 ribu–Rp 88 ribu. Sebelumnya, harga cabai rawit bahkan sempat menyentuh Rp 100 ribu per kilogramnya.

Harga Cabai Rawit Masih Bertahan Rp 80 Ribu Perkilogram

Harga cabai di Kabupaten Situbondo belum turun hingga Kamis (9/7) lalu. Harganya masih Rp 80 ribu. Bahkan dua hari sebelumnya sempat naik Rp 100 ribu perkilogram. Ke depan, pedagang memprediksi masih akan ada lonjakan harga.

Stok Menipis, Sekilo Cabai Rawit Tembus Rp 90 Ribu

Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di semakin mahal. Di tingkat pengecer harganya bahkan sudah menembus Rp 90 ribu per kilogram (kg). Sementara di kalangan pedagang pasar, cabai rawit dibanderol Rp 80 ribu per kg.

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img
/