alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Porprov Jatim 2022

Komposisi Atlet Wushu Diisi Wajah Baru

RADAR BANYUWANGI – Komposisi atlet baru yang disiapkan cabor wushu untuk mengikuti perhelatan Porprov Jatim semakin solid. Setelah menjalani TC selama lebih dari dua bulan, Wushu Indonesia (WI) Banyuwangi akhirnya memastikan enam atlet yang akan diturunkan di Jember nanti.

Ketua WI Banyuwangi Suhadak mengatakan, komposisi atlet yang diberangkatkan kali ini benar-benar atlet baru. Awalnya, wushu menyiapkan 13 atlet untuk ikut TC. Seiring berjalannya waktu, hanya enam atlet yang dinyatakan siap. ”Terakhir ada tiga atlet yang mundur. Dua orang harus mendaftar di angkatan, yang satu mundur karena lelah. Akhirnya, yang benar-benar siap yang bertahan,” ujarnya.

Saat ini keenam atlet tersebut mendapatkan latihan intensif untuk menajamkan kemampuan bertanding. Pelatih fokus untuk mengasah spesialisasi atlet dengan harapan saat pertandingan mereka bisa mengerahkan kemampuan secara efektif. ”Spesialisasi anak-anak kita matangkan. Bukan lagi materi teknik. Misalnya ada yang bagus di bantingan, kita maksimalkan. Yang refleksnya bagus, kita asah di sana,” terangnya.

Lebih lanjut Suhadak mengatakan, wushu mengandalkan kelas sanda 42 kilogram dan 48 kilogram putra dan putri. Dia berharap Banyuwangi bisa mendulang medali di dua kelas itu. Atlet yang turun di kelas tersebut, sudah menunjukkan kemampuannya saat berlatih dan bertanding.

Suhadak optimistis atlet-atletnya bisa berbicara di porprov nanti. ”Tahun ini semua atlet wajah baru. Porprov sebelumnya kita dapat medali perunggu. Sekarang turun di tinju karena memang basic-nya tinju,” pungkas pria yang juga Kepala SMPN 1 Wongsorejo itu. (fre/aif/c1)

RADAR BANYUWANGI – Komposisi atlet baru yang disiapkan cabor wushu untuk mengikuti perhelatan Porprov Jatim semakin solid. Setelah menjalani TC selama lebih dari dua bulan, Wushu Indonesia (WI) Banyuwangi akhirnya memastikan enam atlet yang akan diturunkan di Jember nanti.

Ketua WI Banyuwangi Suhadak mengatakan, komposisi atlet yang diberangkatkan kali ini benar-benar atlet baru. Awalnya, wushu menyiapkan 13 atlet untuk ikut TC. Seiring berjalannya waktu, hanya enam atlet yang dinyatakan siap. ”Terakhir ada tiga atlet yang mundur. Dua orang harus mendaftar di angkatan, yang satu mundur karena lelah. Akhirnya, yang benar-benar siap yang bertahan,” ujarnya.

Saat ini keenam atlet tersebut mendapatkan latihan intensif untuk menajamkan kemampuan bertanding. Pelatih fokus untuk mengasah spesialisasi atlet dengan harapan saat pertandingan mereka bisa mengerahkan kemampuan secara efektif. ”Spesialisasi anak-anak kita matangkan. Bukan lagi materi teknik. Misalnya ada yang bagus di bantingan, kita maksimalkan. Yang refleksnya bagus, kita asah di sana,” terangnya.

Lebih lanjut Suhadak mengatakan, wushu mengandalkan kelas sanda 42 kilogram dan 48 kilogram putra dan putri. Dia berharap Banyuwangi bisa mendulang medali di dua kelas itu. Atlet yang turun di kelas tersebut, sudah menunjukkan kemampuannya saat berlatih dan bertanding.

Suhadak optimistis atlet-atletnya bisa berbicara di porprov nanti. ”Tahun ini semua atlet wajah baru. Porprov sebelumnya kita dapat medali perunggu. Sekarang turun di tinju karena memang basic-nya tinju,” pungkas pria yang juga Kepala SMPN 1 Wongsorejo itu. (fre/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/