alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Porprov Jatim 2022

Berkat Latihan Keras di Kalibendo, Empat Petinju Masuk Final

BONDOWOSO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Strategi pelatih tinju Banyuwangi selalu menang knock-out (KO) di setiap pertandingan Porprov Jatim berbuah manis. Yara Faiyza Alena, Aditya Fahmi Kurniawan, Sasmito, dan Mohammad Sairil dipastikan lolos ke partai final yang seluruhnya akan digelar Jumat (1/7) di Alun-Alun Ki Ronggo Bondowoso.

Pada setiap pertandingan, para atlet tersebut nyaris selalu mencatatkan kemenangan KO. Yara menang Technical Knock Out (TKO) atas Siti Nur Rochmah asal Kota Pasuruan di kelas 52 kilogram putri. Terakhir, petinju Sasmito dari Banyuwangi yang bertanding di kelas 63,5 kg elite putra, berhasil menang KO atas lawannya, M. Arief Juniar asal Kota Malang.

Pelatih tinju Banyuwangi Sudiro Husodo mengatakan, resep empat atlet bisa lolos ke final tak lepas dari latihan keras. Hampir setiap pagi selama empat bulan, mereka diajak lari di kawasan Perkebunan Kalibendo. Selain itu, sejak awal persiapan Porprov VII, Sudiro memberikan teknik kepada para atlet untuk bisa menang cepat dalam pertandingan. Salah satunya dengan teknik KO dari pukulan keras.

Baca Juga :  Kian Percaya Diri Berkat Juara 1 Thulik    

Pria yang akrab disapa Jiro itu menilai, kontingen tinju Banyuwangi banyak dicurangi pada Porprov 2019 lalu. Banyak poin yang seharusnya masuk, tapi tidak dihitung oleh wasit. Karena itu, Jiro menginstruksikan kepada para atlet untuk bisa menang KO agar tidak ada lagi kecurangan penilaian yang sama.

Hasilnya, di pertandingan Porprov VII, banyak kemenangan KO yang diraih atlet Banyuwangi. Pada partai final, ada empat atlet yang lolos. Dengan lolosnya keempat atlet tersebut, dipastikan tinju Banyuwangi sudah menggenggam empat medali. Jika semuanya menang, cabor tinju akan menyumbang empat medali emas sekaligus. ”Target saya medali emas, harus emas. Mohon doa dan harapan semua masyarakat Banyuwangi. Kita tidak ingin mengecewakan, wajib emas,” tandasnya.

Baca Juga :  Bintang Raih Juara di Olimpiade Bahasa Inggris

Dalam final nanti, Yara Faiyza Alena akan bertemu petinju dari Kabupaten Sidoarjo, Cici. Aditya Fahmi Kurniawan akan menjajal petinju Ngawi, Yoga Fauzan. Sasmito akan bertemu Frans Febrianto asal Kabupaten Malang dan terakhir Mohammad Sairil akan berhadapan dengan atlet Surabaya, Marcel. (fre/aif/c1)

BONDOWOSO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Strategi pelatih tinju Banyuwangi selalu menang knock-out (KO) di setiap pertandingan Porprov Jatim berbuah manis. Yara Faiyza Alena, Aditya Fahmi Kurniawan, Sasmito, dan Mohammad Sairil dipastikan lolos ke partai final yang seluruhnya akan digelar Jumat (1/7) di Alun-Alun Ki Ronggo Bondowoso.

Pada setiap pertandingan, para atlet tersebut nyaris selalu mencatatkan kemenangan KO. Yara menang Technical Knock Out (TKO) atas Siti Nur Rochmah asal Kota Pasuruan di kelas 52 kilogram putri. Terakhir, petinju Sasmito dari Banyuwangi yang bertanding di kelas 63,5 kg elite putra, berhasil menang KO atas lawannya, M. Arief Juniar asal Kota Malang.

Pelatih tinju Banyuwangi Sudiro Husodo mengatakan, resep empat atlet bisa lolos ke final tak lepas dari latihan keras. Hampir setiap pagi selama empat bulan, mereka diajak lari di kawasan Perkebunan Kalibendo. Selain itu, sejak awal persiapan Porprov VII, Sudiro memberikan teknik kepada para atlet untuk bisa menang cepat dalam pertandingan. Salah satunya dengan teknik KO dari pukulan keras.

Baca Juga :  Hajar Petinju Sidoarjo, Yara Bawa Pulang Emas untuk Banyuwangi

Pria yang akrab disapa Jiro itu menilai, kontingen tinju Banyuwangi banyak dicurangi pada Porprov 2019 lalu. Banyak poin yang seharusnya masuk, tapi tidak dihitung oleh wasit. Karena itu, Jiro menginstruksikan kepada para atlet untuk bisa menang KO agar tidak ada lagi kecurangan penilaian yang sama.

Hasilnya, di pertandingan Porprov VII, banyak kemenangan KO yang diraih atlet Banyuwangi. Pada partai final, ada empat atlet yang lolos. Dengan lolosnya keempat atlet tersebut, dipastikan tinju Banyuwangi sudah menggenggam empat medali. Jika semuanya menang, cabor tinju akan menyumbang empat medali emas sekaligus. ”Target saya medali emas, harus emas. Mohon doa dan harapan semua masyarakat Banyuwangi. Kita tidak ingin mengecewakan, wajib emas,” tandasnya.

Baca Juga :  Jamaah Haji Puas Bersama KBIH Sabilillah

Dalam final nanti, Yara Faiyza Alena akan bertemu petinju dari Kabupaten Sidoarjo, Cici. Aditya Fahmi Kurniawan akan menjajal petinju Ngawi, Yoga Fauzan. Sasmito akan bertemu Frans Febrianto asal Kabupaten Malang dan terakhir Mohammad Sairil akan berhadapan dengan atlet Surabaya, Marcel. (fre/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/