alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Kejurnas Berakhir, Tiga Tim Banyuwangi Sumbang Tujuh Medali

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Keberhasilan kontingen balap sepeda Jawa Timur menjadi juara umum di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda Indonesian National Championship (INC) 2022 tak lepas dari sumbangan medali para pembalap Banyuwangi. Total, pembalap Banyuwangi meraih tujuh medali dengan rincian 5 medali perak dan 2 perunggu untuk kontingen Jawa Timur.

Raihan medali tersebut dipersembahkan oleh Chika Arinda dengan 2 medali perak dan 1 perunggu, Arkana Galih Hafizh Sena 1 perak dan 1 perunggu, Renoza Aldi Pratama dan Ayu Tria Adriana menyumbangkan 1 medali perak.

Chika Arinda dari tim KIC Indonesia berhasil meyabet 2 medali perak di nomor Individual Time Trial (ITT) dan Individual Road Race (IRR) serta medali perunggu di nomor Criterium.

Untuk Arkana Galih dari Banyuwangi Road Cycling Community (BRCC) mengoleksi medali perak di nomor Individual Road Race (IRR) dan perunggu di nomor Individual Time Trial (ITT). Sedangkan Renoza Aldi mendapatkan medali perak di nomor Cross Country Eliminator (XCE) dan Ayu Tria di Downhill Individual (DHI).

Baca Juga :  Ada Perubahan Format, Animo Peserta Lebih Tinggi

Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Banyuwangi Guntur Priambondo mengatakan, prestasi yang diukir atlet Banyuwangi di Kejurnas INC 2022 merupakan bukti pembinaan balap sepeda di Banyuwangi berjalan dengan baik. Hal itu sekaligus menjadi penyemangat bagi semua pengurus ISSI Banyuwangi untuk mencari bibit potensial yang bisa membawa nama Banyuwangi di kancah nasional maupun internasional.

”Raihan yang didapat atlet Banyuwangi di kejurnas merupakan bukti pembinaan balap sepeda berjalan dengan baik. Ke depannya, pembinaan akan lebih dimasifkan dengan membagi tanggung jawab pembinaan ke klub-klub yang ada di Banyuwangi sesuai dengan nomor bidang perlombaan masing-masing, baik Roadbike, MTB, dan BMX,” ungkap Guntur.

Pembalap kelas master itu juga menambahkan, fasilitas balap sepeda di Banyuwangi yang lengkap dan sudah memenuhi standar nasional maupun internasional, sangat mendukung dalam memaksimalkan pembinaan semua disiplin. Ditambah beberapa event yang diselenggarakan di Banyuwangi bisa menambah pengalaman para atlet.

Baca Juga :  Turnamen Badminton Diikuti 200 Peserta, Berebut Hadiah Total 35 Juta

”Banyuwangi memiliki beberapa fasilitas yang bagus, Sirkuit BMX di Muncar adalah sirkuit terbaik nasional. Ada Agathis Forest Track untuk Cross Country, Gantasan Bike Park untuk Downhill, ini modal Banyuwangi untuk menciptakan atlet yang potensial,” jelas Guntur.

Sebagai informasi, pada Kejurnas INC 2022, Jawa Timur berhasil mempertahankan gelar juara umum dengan raihan 21 medali emas, 13 perak, dan 13 perunggu. Raihan medali kontingen Jatim tersebut di antaranya disumbang oleh atlet Banyuwangi.

Ketua KIC Banyuwangi Dede Abdul Ghani menambahkan, pihaknya akan terus konsisten melakukan pembinaan untuk pembalap putri di Banyuwangi. Dede melihat, potensi atlet balap sepeda di Banyuwangi cukup besar. Karena itu, butuh wadah yang konsisten agar bakat pembalap muda terus muncul.

”Kesuksesan penyelenggaraan dan prestasi pada Kejurnas INC 2022,juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, yang berkomitmen dalam mendukung dan menggelar event balap sepeda di setiap tahunnya,” kata Dede. (fre/als/c1)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Keberhasilan kontingen balap sepeda Jawa Timur menjadi juara umum di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda Indonesian National Championship (INC) 2022 tak lepas dari sumbangan medali para pembalap Banyuwangi. Total, pembalap Banyuwangi meraih tujuh medali dengan rincian 5 medali perak dan 2 perunggu untuk kontingen Jawa Timur.

Raihan medali tersebut dipersembahkan oleh Chika Arinda dengan 2 medali perak dan 1 perunggu, Arkana Galih Hafizh Sena 1 perak dan 1 perunggu, Renoza Aldi Pratama dan Ayu Tria Adriana menyumbangkan 1 medali perak.

Chika Arinda dari tim KIC Indonesia berhasil meyabet 2 medali perak di nomor Individual Time Trial (ITT) dan Individual Road Race (IRR) serta medali perunggu di nomor Criterium.

Untuk Arkana Galih dari Banyuwangi Road Cycling Community (BRCC) mengoleksi medali perak di nomor Individual Road Race (IRR) dan perunggu di nomor Individual Time Trial (ITT). Sedangkan Renoza Aldi mendapatkan medali perak di nomor Cross Country Eliminator (XCE) dan Ayu Tria di Downhill Individual (DHI).

Baca Juga :  Atlet Cedera, Downhill Sumbang Dua Perunggu

Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Banyuwangi Guntur Priambondo mengatakan, prestasi yang diukir atlet Banyuwangi di Kejurnas INC 2022 merupakan bukti pembinaan balap sepeda di Banyuwangi berjalan dengan baik. Hal itu sekaligus menjadi penyemangat bagi semua pengurus ISSI Banyuwangi untuk mencari bibit potensial yang bisa membawa nama Banyuwangi di kancah nasional maupun internasional.

”Raihan yang didapat atlet Banyuwangi di kejurnas merupakan bukti pembinaan balap sepeda berjalan dengan baik. Ke depannya, pembinaan akan lebih dimasifkan dengan membagi tanggung jawab pembinaan ke klub-klub yang ada di Banyuwangi sesuai dengan nomor bidang perlombaan masing-masing, baik Roadbike, MTB, dan BMX,” ungkap Guntur.

Pembalap kelas master itu juga menambahkan, fasilitas balap sepeda di Banyuwangi yang lengkap dan sudah memenuhi standar nasional maupun internasional, sangat mendukung dalam memaksimalkan pembinaan semua disiplin. Ditambah beberapa event yang diselenggarakan di Banyuwangi bisa menambah pengalaman para atlet.

Baca Juga :  Presiden SART Munif, Sabet Master E Podium 1

”Banyuwangi memiliki beberapa fasilitas yang bagus, Sirkuit BMX di Muncar adalah sirkuit terbaik nasional. Ada Agathis Forest Track untuk Cross Country, Gantasan Bike Park untuk Downhill, ini modal Banyuwangi untuk menciptakan atlet yang potensial,” jelas Guntur.

Sebagai informasi, pada Kejurnas INC 2022, Jawa Timur berhasil mempertahankan gelar juara umum dengan raihan 21 medali emas, 13 perak, dan 13 perunggu. Raihan medali kontingen Jatim tersebut di antaranya disumbang oleh atlet Banyuwangi.

Ketua KIC Banyuwangi Dede Abdul Ghani menambahkan, pihaknya akan terus konsisten melakukan pembinaan untuk pembalap putri di Banyuwangi. Dede melihat, potensi atlet balap sepeda di Banyuwangi cukup besar. Karena itu, butuh wadah yang konsisten agar bakat pembalap muda terus muncul.

”Kesuksesan penyelenggaraan dan prestasi pada Kejurnas INC 2022,juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, yang berkomitmen dalam mendukung dan menggelar event balap sepeda di setiap tahunnya,” kata Dede. (fre/als/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/