alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Gowes G-Land Ride

Meriahkan WSL, Pungut Sampah Sepanjang Rute

RADAR BANYUWANGI – Genderang kompetisi selancar paling bergengsi di dunia, World Surf League (WSL) Championship Tour di Pantai Plengkung (G-Land), segara ditabuh. Menyambut event selancar paling bergengsi di dunia tersebut, Pemkab Banyuwangi menggelar ajang sepeda santai bertajuk ”G-Land Ride” Kamis (26/5).

Ratusan orang ikut ambil bagian dalam kegiatan sepeda santai tersebut. Bukan sekadar mancal bareng-bareng, mereka juga melakukan bersih-bersih sampah di sepanjang rute yang dilalui sejauh sekitar 80 kilometer (km).

Kegiatan sepeda pancal kali ini mengusung tema ”No Trash on the Route. Event ini melibatkan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Banyuwangi dan diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai komunitas sepeda di Bumi Blambangan, di antaranya BRCC, Sart, KLCC, NS Rebound, UFC, JPS, dan Minak Jinggo.

START PENDAPA BUPATI: Gowes G-Land Ride melibatkan ISSI Banyuwangi dan diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai komunitas sepeda. Di antaranya BRCC, Sart, KLCC, NS Rebound, UFC, JPS, dan Minak Jinggo.  (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

Mengambil start di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, peserta lantas gowes menyusuri rute sejauh 80 km menuju garis finis, yakni Pos Pancur, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo. Pos Pancur ini merupakan pos terakhir menuju Pantai G-Land yang menjadi lokasi WSL.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, ajang G-Land Ride kemarin merupakan salah satu kegiatan untuk mendukung pelaksanaan WSL di Banyuwangi. ”Kita semua berharap momentum ini bisa kembali mendongkrak perekonomian nasional, khususnya Banyuwangi sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Selama gowes, para peserta G-Land Ride juga melakukan aksi kampanye lingkungan. Mereka membersihkan sampah di sepanjang rute yang dilewati. Mulai titik keberangkatan hingga finis, peloton sepeda selalu diikuti oleh tim penyapu atau sweeper.

BAWA KERANJANG KHUSUS: Selama perjalanan gowes menuju finis di Pos Pancur, kawasan TNAP, Kecamatan Tegaldlimo, peserta memungut sampah organik maupun anorganik. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

Ketua ISSI Banyuwangi Guntur Priambodo mengajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan WSL di Banyuwangi. ”Lewat G-Land Ride ini kita menggugah kepedulian para penghobi olahraga bersepeda untuk mendukung kebersihan lingkungan di sekitar lokasi G-Land yang akan menjadi venue WSL,” ujar pria yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi tersebut.

Guntur menambahkan, tim penyapu atau sweeper adalah pemotor yang dilengkapi dengan bak sampah untuk menampung sampah yang telah dipungut oleh peserta dari jalanan. ”Sambil olahraga dan refreshing, kita juga bersih-bersih lingkungan. Target utamanya adalah membersihkan sampah di areal TN Alas Purwo. Mulai pintu Pos Rowo Bendo hingga Pos Pancur. Pembersihan sampah kita fokuskan di sana,” tuturnya.

Kegiatan ini disambut antusias para peserta. Salah satunya Vita. ”Saya senang bisa terlibat dalam aksi lingkungan untuk mendukung gelaran WSL di Banyuwangi. Lingkungan bersih akan membuat kita nyaman dan sehat,” ujarnya.

Ajang bersepeda santai ini diberangkatkan Kapolresta Banyuwangi AKBP Deddy Foury Millewa bersama Komandan Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori serta Komandan Kodim (Dandim) Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadan. (sgt/aif/c1)

RADAR BANYUWANGI – Genderang kompetisi selancar paling bergengsi di dunia, World Surf League (WSL) Championship Tour di Pantai Plengkung (G-Land), segara ditabuh. Menyambut event selancar paling bergengsi di dunia tersebut, Pemkab Banyuwangi menggelar ajang sepeda santai bertajuk ”G-Land Ride” Kamis (26/5).

Ratusan orang ikut ambil bagian dalam kegiatan sepeda santai tersebut. Bukan sekadar mancal bareng-bareng, mereka juga melakukan bersih-bersih sampah di sepanjang rute yang dilalui sejauh sekitar 80 kilometer (km).

Kegiatan sepeda pancal kali ini mengusung tema ”No Trash on the Route. Event ini melibatkan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Banyuwangi dan diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai komunitas sepeda di Bumi Blambangan, di antaranya BRCC, Sart, KLCC, NS Rebound, UFC, JPS, dan Minak Jinggo.

START PENDAPA BUPATI: Gowes G-Land Ride melibatkan ISSI Banyuwangi dan diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai komunitas sepeda. Di antaranya BRCC, Sart, KLCC, NS Rebound, UFC, JPS, dan Minak Jinggo.  (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

Mengambil start di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, peserta lantas gowes menyusuri rute sejauh 80 km menuju garis finis, yakni Pos Pancur, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo. Pos Pancur ini merupakan pos terakhir menuju Pantai G-Land yang menjadi lokasi WSL.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, ajang G-Land Ride kemarin merupakan salah satu kegiatan untuk mendukung pelaksanaan WSL di Banyuwangi. ”Kita semua berharap momentum ini bisa kembali mendongkrak perekonomian nasional, khususnya Banyuwangi sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Selama gowes, para peserta G-Land Ride juga melakukan aksi kampanye lingkungan. Mereka membersihkan sampah di sepanjang rute yang dilewati. Mulai titik keberangkatan hingga finis, peloton sepeda selalu diikuti oleh tim penyapu atau sweeper.

BAWA KERANJANG KHUSUS: Selama perjalanan gowes menuju finis di Pos Pancur, kawasan TNAP, Kecamatan Tegaldlimo, peserta memungut sampah organik maupun anorganik. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

Ketua ISSI Banyuwangi Guntur Priambodo mengajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan WSL di Banyuwangi. ”Lewat G-Land Ride ini kita menggugah kepedulian para penghobi olahraga bersepeda untuk mendukung kebersihan lingkungan di sekitar lokasi G-Land yang akan menjadi venue WSL,” ujar pria yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi tersebut.

Guntur menambahkan, tim penyapu atau sweeper adalah pemotor yang dilengkapi dengan bak sampah untuk menampung sampah yang telah dipungut oleh peserta dari jalanan. ”Sambil olahraga dan refreshing, kita juga bersih-bersih lingkungan. Target utamanya adalah membersihkan sampah di areal TN Alas Purwo. Mulai pintu Pos Rowo Bendo hingga Pos Pancur. Pembersihan sampah kita fokuskan di sana,” tuturnya.

Kegiatan ini disambut antusias para peserta. Salah satunya Vita. ”Saya senang bisa terlibat dalam aksi lingkungan untuk mendukung gelaran WSL di Banyuwangi. Lingkungan bersih akan membuat kita nyaman dan sehat,” ujarnya.

Ajang bersepeda santai ini diberangkatkan Kapolresta Banyuwangi AKBP Deddy Foury Millewa bersama Komandan Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori serta Komandan Kodim (Dandim) Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadan. (sgt/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/