alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Terbesar Sepanjang Sejarah, Kejurnas Balap Sepeda Tuntas

LICIN, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Kejuaraan Nasional Balap Sepeda Indonesia National Championship 2022 tuntas digelar kemarin. Puluhan riders yang tersisa di nomor downhill menjadi saksi penutupan kejurnas yang diikuti 500 lebih pembalap se-Indonesia. Jumlah atlet tersebut terbesar sepanjang sejarah event balap sepeda nasional.

Di akhir balapan kemarin, Jawa Timur tercatat menjadi kontingen terkuat dengan raihan medali lebih dari 40 keping. Pembalap asal Jatim juga masih menunjukkan dominasinya di kelas Men Youth, Women Junior, dan Men Elite. Dari ketiga kelas tersebut, Jawa Timur kembali meraih medali emas. Hildan Afosma Katana (kelas Men Elite), Milatul Khaqimah (kelas Women Junior) dan Pandu Satrio Perkasa (kelas Men Youth).

Ketua Kejurnas Balap Sepeda INC 2022, Kombes Pol Deddy Foury Millewa mengatakan, secara infrastruktur Banyuwangi cukup siap menggelar berbagai event balap sepeda. Ditambah dengan kemampuan teknis SDM di Banyuwangi yang sudah cukup familier dengan event-event balap sepeda, mulai level regional, nasional, hingga internasional.

Baca Juga :  Juara Bertahan Kyle Green Ndelosor

Deddy juga melihat potensi Agathis Forest Track untuk menjadi sirkuit untuk event yang lebih besar. “Banyuwangi siap kembali menggelar event-event balap sepeda baik level nasioanal maupun internasional,’’ tegas Kapolresta Deddy.

TUTUP PERTANDINGAN: Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa usai menyerahkan medali kepada pemenang  nomor downhill dalam Kejurnas INC 2022, Minggu (24/7). (ISSI Banyuwangi for RaBa)

Ketua Harian Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Timur Guntur Priambodo mengatakan persaingan, para pembalap di kejurnas tahun ini cukup baik dan merata. Termasuk di nomor downhill yang menjadi pertandingan penutup. Hal tersebut dibuktikan dengan munculnya kontingen dari luar Jawa yang menjadi juara, seperti Aceh dinomor Women Youth, dan Sumatera Selatan di nomor Men Junior.

“Kalau dilihat dari pemenang di setiap dispilin sepeda, di nomor downhill persaingannya cukup merata, dan sudah terlihat pembinanan atlet dari luar Jawa yang meraih medali emas dibeberapa kelas,” ungkap Guntur.

Baca Juga :  Napi Teroris Bebas dari Lapas Banyuwangi

Dia mengatakan, pelaksanaan kejurnas mendapat apresiasi dari banyak pihak terutama penanganan nomor road IRR yang menggunakan sistem total menutup jalur balapan.

Wakil Ketua Kejurnas Balap Sepeda INC 2022 Dede Abdul Ghany mewakili semua panitia  mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran kejurnas sejak hari pertama pertandingan. “Berkat dukungan semua pihak, baik Pemkab Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, panitia dan seluruh sponsor yang membantu menyukseskan acara ini sehingga kejurnas balap sepeda di Banyuwangi bisa berjalan lancar hingga akhir pertandingan,’’ tegas Ketua Umum HIPMI Banyuwangi itu. (fre/aif)

LICIN, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Kejuaraan Nasional Balap Sepeda Indonesia National Championship 2022 tuntas digelar kemarin. Puluhan riders yang tersisa di nomor downhill menjadi saksi penutupan kejurnas yang diikuti 500 lebih pembalap se-Indonesia. Jumlah atlet tersebut terbesar sepanjang sejarah event balap sepeda nasional.

Di akhir balapan kemarin, Jawa Timur tercatat menjadi kontingen terkuat dengan raihan medali lebih dari 40 keping. Pembalap asal Jatim juga masih menunjukkan dominasinya di kelas Men Youth, Women Junior, dan Men Elite. Dari ketiga kelas tersebut, Jawa Timur kembali meraih medali emas. Hildan Afosma Katana (kelas Men Elite), Milatul Khaqimah (kelas Women Junior) dan Pandu Satrio Perkasa (kelas Men Youth).

Ketua Kejurnas Balap Sepeda INC 2022, Kombes Pol Deddy Foury Millewa mengatakan, secara infrastruktur Banyuwangi cukup siap menggelar berbagai event balap sepeda. Ditambah dengan kemampuan teknis SDM di Banyuwangi yang sudah cukup familier dengan event-event balap sepeda, mulai level regional, nasional, hingga internasional.

Baca Juga :  Sego Anget Racing Team Borong Juara

Deddy juga melihat potensi Agathis Forest Track untuk menjadi sirkuit untuk event yang lebih besar. “Banyuwangi siap kembali menggelar event-event balap sepeda baik level nasioanal maupun internasional,’’ tegas Kapolresta Deddy.

TUTUP PERTANDINGAN: Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa usai menyerahkan medali kepada pemenang  nomor downhill dalam Kejurnas INC 2022, Minggu (24/7). (ISSI Banyuwangi for RaBa)

Ketua Harian Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Timur Guntur Priambodo mengatakan persaingan, para pembalap di kejurnas tahun ini cukup baik dan merata. Termasuk di nomor downhill yang menjadi pertandingan penutup. Hal tersebut dibuktikan dengan munculnya kontingen dari luar Jawa yang menjadi juara, seperti Aceh dinomor Women Youth, dan Sumatera Selatan di nomor Men Junior.

“Kalau dilihat dari pemenang di setiap dispilin sepeda, di nomor downhill persaingannya cukup merata, dan sudah terlihat pembinanan atlet dari luar Jawa yang meraih medali emas dibeberapa kelas,” ungkap Guntur.

Baca Juga :  Optimalisasikan Potensi Budaya Oseng dan Industri Kreatif

Dia mengatakan, pelaksanaan kejurnas mendapat apresiasi dari banyak pihak terutama penanganan nomor road IRR yang menggunakan sistem total menutup jalur balapan.

Wakil Ketua Kejurnas Balap Sepeda INC 2022 Dede Abdul Ghany mewakili semua panitia  mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran kejurnas sejak hari pertama pertandingan. “Berkat dukungan semua pihak, baik Pemkab Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, panitia dan seluruh sponsor yang membantu menyukseskan acara ini sehingga kejurnas balap sepeda di Banyuwangi bisa berjalan lancar hingga akhir pertandingan,’’ tegas Ketua Umum HIPMI Banyuwangi itu. (fre/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/