Chelsea tiba di Prancis dengan modal beragam, kekalahan 1-2 dari Arsenal, diikuti dua kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa dan 4-2 atas Wrexham. Sementara itu, PSG baru saja menelan kekalahan mengejutkan 3-1 dari Monaco di kandang sendiri.
Namun, Rosenior memilih fokus pada kualitas lawan, bukan hasil sesaat.
PSG dan Chelsea: Dua Raksasa yang Sama-Sama Di bawah Sorotan
Dalam konferensi pers, Selasa malam, Rosenior menyoroti fenomena menarik dimana baik PSG maupun Chelsea sama-sama menjadi korban standar ganda karena ekspektasi yang terlalu tinggi.
"Saya pikir PSG musim lalu luar biasa. Saat itu saya di Inggris dan menyaksikan perjalanan mereka meraih Liga Champions dengan penuh kekaguman," ujar Rosenior.
"Ketika Anda mencapai kesuksesan, orang-orang ingin menjatuhkan Anda. Itu normal, itu bagian dari hidup. Saya merasakan hal yang sama di Chelsea sejak menjadi manajer di sini. Ketika Anda klub level atas, ketika segalanya tidak berjalan mulus, sorotan akan semakin tajam."
Rosenior menolak membandingkan performa PSG musim lalu dan sekarang. Ia lebih memilih menekankan kualitas yang dimiliki lawannya saat ini.
"Dari segi kualitas tim dan manajer lawan, mereka adalah kelas dunia. Akan gila jika saya berharap yang kurang dari itu," tegasnya.
"Saya memperkirakan tantangan yang sangat berat secara taktik, fisik, dan teknis. Mereka punya pemain kelas dunia, manajer kelas dunia. Kami juga punya pemain kelas dunia. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang luar biasa bagi penonton netral."
PSG Unggul, tapi Chelsea Punya Modal Psikologis
Meski baru kalah dari Monaco, PSG tetap dijagokan di laga kandang ini. Les Parisiens tak terkalahkan dalam tiga kunjungan terakhir Chelsea ke Parc des Princes.
Selain itu, perjalanan mereka di Liga Champions musim lalu juga luar biasa, menyingkirkan Manchester City, Aston Villa, dan Arsenal dalam perjalanan menuju gelar juara.
Fakta menarik lainnya: meski kalah 0-1 dari Liverpool di fase grup musim ini, PSG melepaskan 28 tembakan berbanding hanya dua milik The Reds. Dominasi absolut.
Di sisi lain, Chelsea datang dengan kepercayaan diri setelah dua kemenangan tandang beruntun. Mereka juga tahu bahwa leg pertama adalah babak pembuka dari drama dua babak.
"Kita harus ingat ini adalah laga dua leg. Kami harus disiplin dan fokus dalam aspek itu," tambah Rosenior. "Hasil imbang? Saya pikir itu akan membuat pertandingan ini semakin menarik bagi penonton netral."
Enrique: "Tidak Ada Keraguan" PSG Akan Bangkit
Di kubu lawan, pelatih PSG Luis Enrique juga angkat bicara. Ia menegaskan bahwa dirinya "tidak punya keraguan sedikit pun" bahwa PSG akan kembali ke jalur kemenangan untuk menutup musim ini.
Kekalahan dari Monaco disebutnya hanya sebagai "hari yang buruk" dan bukan cerminan performa tim. Dengan skuad penuh bintang dan pengalaman di Eropa, Enrique yakin anak asuhnya mampu mengatasi tekanan melawan Chelsea. (*)
Editor : Niklaas Andries