RADARBANYUWANGI.ID - Charles Leclerc tidak menyembunyikan kekecewaan dan kekagumannya sekaligus setelah menyaksikan dominasi Mercedes di kualifikasi Grand Prix Australia 2026, Sabtu (7/3/2026).
Pembalap Ferrari asal Monako itu mengakui timnya masih jauh tertinggal dari Silver Arrows yang diwakili George Russell dan Kimi Antonelli.
Leclerc finis di posisi keempat, terpaut delapan persepuluh detik dari Russell yang merebut pole, sementara rekan setimnya Lewis Hamilton hanya bisa mencapai posisi ketujuh setelah dilanda masalah mesin di tengah kualifikasi.
"Kami sama sekali tidak dekat dengan Mercedes. Mungkin dengan mengoptimalkan segalanya kami bisa mendapatkan satu setengah persepuluh, tapi saya cukup yakin itu juga dialami semua orang. Mobil-mobil ini sangat kompleks sehingga tidak ada seorang pun yang mampu mengoptimalkan segalanya hari ini," ujar Leclerc usai sesi.
Ia juga mengungkap masalah teknis yang menghambat hasil Ferrari.
Di Q2, tim mengalami masalah pada sistem deployment, sementara bendera merah akibat kecelakaan Verstappen di Q1 memaksa mereka mengoptimasi ulang seluruh pengaturan untuk lap terakhir Q3 dalam waktu yang sangat terbatas, kondisi ini membuahkan posisi ketiga kepada Isack Hadjar dari Red Bull.
Yang lebih mengkhawatirkan adalah prediksi Leclerc tentang peta kekuatan pada balapan Minggu (8/3/2026).
"Besok saya tidak benar-benar tahu apa yang harus diharapkan, tapi saya pikir mereka akan berada di dunia lain, mungkin hampir satu detik lebih cepat per lap dari semua orang lain. Itu yang saya perkirakan, tapi saya harap saya salah," tegasnya.
Sementara itu, Hamilton sendiri meyakini ada performa tersembunyi di mobil Ferrari yang belum terungkap akibat gangguan tersebut.
"Saya pikir ada banyak performa lebih dalam mobil ini dan kami tidak mengeksekusinya dengan sempurna. Jujur, jika semuanya berjalan sempurna, kami bisa finis ketiga hari ini," ujarnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi