Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Persib Bandung Ditahan Imbang Persebaya, Tren 6 Kemenangan Maung Bandung Terhenti

Bayu Shaputra • Selasa, 3 Maret 2026 | 09:30 WIB

Selebrasi Andrew Jung usai jebol gawang Persebaya.
Selebrasi Andrew Jung usai jebol gawang Persebaya.

RADARBANYUWANGI.ID - Persib Bandung akhirnya harus menghentikan laju kemenangan beruntunnya di ajang BRI Super League 2025/2026. Bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin malam (2/3/2026), Maung Bandung ditahan imbang 2-2 dalam laga penuh tensi tinggi.

Hasil tersebut membuat Persib gagal mencatatkan kemenangan ketujuh secara beruntun. Meski demikian, tambahan satu poin tetap menjaga posisi Pangeran Biru di puncak klasemen sementara.

Sejak peluit pertama dibunyikan, pertandingan sudah memperlihatkan atmosfer panas. Persebaya yang tampil di hadapan ribuan Bonek langsung mengambil inisiatif serangan. Intensitas tinggi dan tekanan cepat menjadi senjata utama Bajul Ijo.

Namun Persib tidak datang tanpa persiapan. Tim asuhan Bojan Hodak mampu menjaga organisasi permainan dengan disiplin. Lini tengah tampil solid mematahkan alur serangan tuan rumah sekaligus membangun transisi cepat ke depan.

Peluang emas pertama justru lahir dari kaki pemain Persib. Saddil Ramdani lolos dari pengawalan dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Persebaya, Ernando Ari. Namun refleks cepat penjaga gawang Timnas Indonesia itu berhasil menggagalkan peluang emas tersebut.

Saat laga tampak akan berakhir imbang tanpa gol di babak pertama, drama terjadi jelang turun minum. Persebaya mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-44. Bruno Moreira yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Tendangan kerasnya tak mampu dijangkau kiper Persib. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah menutup babak pertama.

Persib sebenarnya sempat menyamakan kedudukan melalui sontekan Kakang Rudianto. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah menilai terjadi pelanggaran handsball oleh Ramon Tanque dalam proses terjadinya gol. Keputusan itu memicu protes, namun tak mengubah skor hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persib tampil jauh lebih agresif. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih terbukti memberi dampak signifikan. Tekanan demi tekanan mulai membuat pertahanan Persebaya goyah.

Hasilnya terlihat pada menit ke-51. Luciano Guaycochea sukses menyamakan kedudukan lewat sepakan terukur dari luar kotak penalti. Gol tersebut membakar semangat Maung Bandung untuk membalikkan keadaan.

Dominasi Persib berlanjut hingga akhirnya berbuah gol kedua pada menit ke-73. Andrew Jung mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan silang terukur dari sisi kanan. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tim tamu.

Pada fase ini, kemenangan ketujuh beruntun Persib seolah sudah di depan mata.

Namun Persebaya menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Dukungan penuh suporter membuat intensitas serangan tuan rumah kembali meningkat di 15 menit terakhir.

Petaka bagi Persib datang pada menit ke-83. Francisco Rivera berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Maung Bandung. Sepakan kerasnya tak mampu diantisipasi dengan sempurna.

Gol tersebut memastikan Persebaya terhindar dari kekalahan di kandang sendiri sekaligus memutus tren kemenangan sempurna Persib musim ini.

Hasil imbang ini membuat Persib tetap bertengger di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Namun tambahan satu poin membuat jarak dengan para pesaing di papan atas berpotensi terpangkas.

Sementara bagi Persebaya, hasil ini menjadi suntikan moral penting dalam persaingan papan atas. Bajul Ijo menunjukkan kapasitas sebagai kandidat kuat penantang gelar musim ini.

Pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo tersebut kembali membuktikan bahwa duel klasik Persib kontra Persebaya selalu menghadirkan drama, tensi tinggi, serta kualitas permainan yang layak disebut sebagai salah satu big match terbesar di sepak bola nasional.

Tren kemenangan Persib memang terhenti. Namun perjalanan musim masih panjang, dan persaingan menuju tangga juara BRI Super League 2025/2026 dipastikan semakin sengit.

Editor : Ali Sodiqin
#persebaya surabaya #persib bandung #BRI Super League 2026