RADARBANYUWANGI.ID - Tim Formula 1 Alpine F1 Team menyambut musim 2026 dengan optimisme hati-hati setelah mengembangkan mobil baru yang diklaim “jauh lebih baik” dibanding musim sebelumnya.
Managing Director Alpine, Steve Nielsen, menegaskan bahwa timnya telah membuat kemajuan signifikan, terutama pada sektor unit daya Mercedes.
Setelah finis di posisi keenam secara beruntun pada 2021–2024, Alpine terpuruk ke posisi terakhir klasemen konstruktor musim 2025.
Namun, keputusan untuk lebih awal mengalihkan fokus ke perubahan regulasi besar F1 2026 kini mulai menunjukkan hasil.
Dalam sesi shakedown di Barcelona dan tes pramusim pertama di Bahrain, dua pembalap Alpine, Pierre Gasly dan Franco Colapinto, mencatatkan jumlah putaran yang solid.
Uji coba berlangsung di Bahrain International Circuit, yang menjadi tolok ukur awal membaca peta persaingan.
Nielsen mengakui bahwa adaptasi terhadap mobil generasi baru bukan perkara mudah.
Regulasi terbaru menuntut pemahaman mendalam tentang sistem pemulihan dan distribusi energi, yang berdampak besar pada catatan waktu lap.
Gaya mengemudi pun berubah drastis dibanding era sebelumnya.
Meski belum bisa memastikan posisi kompetitif Alpine, Nielsen percaya timnya akan bersaing kuat di papan tengah.
Ia juga menyoroti peningkatan besar dari sisi power unit Mercedes sebagai salah satu area kemajuan paling nyata.
Jawaban lebih jelas soal kekuatan relatif tim diperkirakan muncul pada tes kedua pekan ini, sebelum seri pembuka musim di Australia.
Dengan seluruh tim masih menyimpan potensi penuh, sesi long run diyakini menjadi indikator paling akurat dalam membaca performa sesungguhnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi