RADARBANYUWANGI.ID - Enea Bastianini menunjukkan sinyal kebangkitan positif selama tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang.
Pembalap Tech3 KTM tersebut berhasil memangkas hampir satu detik dari catatan waktu terbaiknya dibandingkan sesi kualifikasi MotoGP Malaysia pada Oktober lalu, sebuah pencapaian penting mengingat kualifikasi menjadi titik lemahnya sepanjang musim 2025.
Sepanjang musim, Bastianini mencatat posisi start terbaik di urutan keempat, terburuk ke-21, dengan rata-rata hanya ke-16.
Meski sempat meraih satu podium Sprint Race dan satu podium Grand Prix, defisit dari sesi Sabtu pagi kerap membuatnya kesulitan bersaing di barisan depan.
Dalam tes Sepang, Bastianini finis ke-11 secara keseluruhan dengan selisih 0,8 detik dari Alex Marquez dan kurang dari 0,2 detik dari pembalap KTM tercepat, Pedro Acosta.
Team Manager Tech3 KTM, Nicolas Goyon, menilai hasil tersebut sangat menjanjikan.
“Bagi Enea, salah satu target utama adalah membangun kepercayaan dengan kepala kru barunya, Andreas, dan ini jelas telah dilakukan,” ujar Goyon, dikutip Crash, Selasa (10/2/2026).
Kolaborasi dengan Crew Chief baru, Andres Madrid, juga dinilai berjalan mulus.
Selama tiga hari tes, Bastianini menuntaskan lebih dari 120 lap dan menjalani seluruh program pengujian.
“Kami telah melakukan beberapa penyesuaian pada posisinya di atas motor dan sekarang dia merasa sangat nyaman dan terkendali,” tambah Goyon.
Bastianini mencatat waktu terbaik 1 menit 57,290 detik dan mengaku puas dengan progresnya.
“Saya bisa senang karena hasilnya positif bagi saya,” kata Bastianini.
Fokus pengujian mencakup ergonomi, setelan motor, hingga aerodinamika.
Meski demikian, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah, terutama saat simulasi Sprint Race.
“Saya rasa kami kurang dalam hal berbelok,” ungkapnya.
Masalah getaran, terutama di bagian depan, juga sempat muncul, meski kondisinya dinilai jauh lebih baik dibandingkan musim lalu.
Tes pramusim terakhir MotoGP akan digelar di Buriram pada 21–22 Februari dan menjadi kesempatan akhir bagi Bastianini untuk memperkecil jarak dengan para rival terdepan.
Editor : Lugas Rumpakaadi