Fluminense mengumumkan pemutusan kontrak Silva enam bulan lebih cepat dari masa berlaku yang seharusnya berakhir pada 2026.
Bek berusia 41 tahun itu baru bergabung dengan klub asal Rio de Janeiro tersebut pada Mei tahun lalu, setelah sebelumnya juga pernah membela Fluminense pada periode 2006–2008.
Warisan dan Perpisahan Emosional
Dalam pernyataan resminya, Fluminense menyebut Thiago Silva meninggalkan klub dengan “warisan dedikasi dan cinta kepada Fluminense.” Sosoknya dinilai memberi pengaruh besar, baik di dalam maupun di luar lapangan, berkat pengalaman panjangnya di level tertinggi sepak bola dunia.
Awal pekan ini, Silva sempat mengungkapkan bahwa kontraknya bersama Fluminense dirancang dengan satu tujuan utama, yakni menutup karier di Piala Dunia.
Namun, dengan berakhirnya kerja sama lebih cepat, legenda sepak bola Brasil itu kini harus mencari pelabuhan baru untuk menjaga kondisi dan ritme bertanding jelang turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Tidak Pensiun, Ingin Kembali ke London
Meski telah memasuki usia senja bagi seorang pesepak bola, Thiago Silva belum berniat pensiun. Menurut laporan, Brasil dan sejumlah media lainnya, target utama Silva adalah menemukan klub baru sedekat mungkin dengan London.
Alasannya sederhana, ingin tetap dekat dengan keluarga, terutama putra sulungnya, Isago, yang baru saja menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Chelsea.
Sinyal kepulangan Silva ke Inggris bahkan sempat disambut hangat oleh mantan rekan setimnya di Chelsea, John Terry. Melalui unggahan di TikTok, Terry mengaku akan senang jika Silva kembali ke Stamford Bridge, stadion yang menjadi saksi keberhasilan bek Brasil itu menjuarai Liga Champions 2021.
“Dua anaknya ada di akademi kami. Tidak diragukan lagi, ia akan kembali ke London bersama keluarganya, setidaknya untuk Natal,” ujar Terry.
Kontribusi Besar dan Rekam Jejak Mentereng
Selama musim terakhirnya di Brasil, Thiago Silva tampil konsisten. Ia membantu Fluminense melaju hingga semifinal Piala Dunia Antarklub pada Juli lalu dan menjadi starter di sebagian besar pertandingan musim yang berakhir pada Desember.
Di level internasional, rekam jejak Silva tak perlu diragukan. Ia masuk dalam skuad Brasil pada empat edisi Piala Dunia terakhir, serta turut mengantar Selecao menjuarai Piala Konfederasi 2013 dan Copa América 2019.
Kini, dengan status bebas klub, Thiago Silva bersiap membuka babak baru dalam karier panjangnya, dengan satu misi besar yang masih ingin ia kejar, tampil di Piala Dunia untuk terakhir kalinya bersama Brasil. (*)
Editor : Niklaas Andries