RADARBANYUWANGI.ID - Persewangi Banyuwangi menunjukan kekuatanya jelang diputarnya kompetisi Liga 4 musim 2025/2026 dimulai.
Di depan mata ribuan supporter, masyarakat dan pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Laskar Blambangan memamerkan skuad sekaligus jersey baru mereka di Stadion Diponegoro, Minggu (30/11) malam.
Ribuan suporter yang sudah menunggu di Stadion Diponegoro sejak sore hari terus bersorak menyaksikan satu persatu pemain yang diperkenalkan.
Tak hanya itu, musim ini Persewangi yang menggandeng apparel lokal, Segara memperkenalkan tiga jersey terbaru mereka yang memberikan nuansa kuat karakter Banyuwangi.
Dalam acara itu, Persewangi tak hanya mengundang para suporter Para penyandang disabilitas, tokoh bola dan tokoh olahraga di Banyuwangi juga ikut hadir di momen tersebut.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani beserta jajaran Forpimda seperti Danlanal, Letkol Laut (P) M Puji Santoso, Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Rama Samtama Putra dan Kasdim 0825, Mayor Kav Suprapto, Anggota DPR RI sekaligus mantan Ketua Pembina Persewangi musim 2022, Sumail Abdullah juga ikut menyaksikan launching tim sekaligus peringatan Anniversarry Persewangi ke 55.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani memberikan apresiasinya pada Persewangi yang kini ditangani tangan-tangan profesional. Dia berharap Persewangi bisa berkembang dan berkomitmen untuk memajukan persepakbolaan di Banyuwangi.
"Semoga dengan adanya Persewangi bisa semakin mendorong sportourisme di Banyuwangi. Saya ajak semua warga dan suporter bisa mendukung dan mencintai Banyuwangi. Selamat ulang tahun ke 55 untuk Persewangi,"kata Ipuk.
Presiden Persewangi, Handoko mengatakan ini kali pertama launching secara resmi pemain official dan jersey sekaligus ini anniversary ke 55 tahun Persewangi. Sekaligus persiapan bergulirnya liga 4 Jawa Timur, sebelum kick off 11 Desember.
"Musim ini kita kembali menjadi tuan rumah, dari data registrasi ada 4000 supporter yang datang malam ini. Tapi jumlah itu belum termasuk di luar registrasi," ungkapnya.
Persewangi hadir dengan skema yang lebih baik dari musim sebelumnya. Dari sisi pendanaan, Persewangi berkolaborasi dengan Rocket Racing Bali salah satu klub balap mobil yang akan mendorong pendanaan bagi tim.
"Kita juga dibantu mitra mitra di lokal Banyuwangi, semuanya bersama untuk mendukung Persewangi,"kata Handoko.
Owner Klub Persewangi, Purwo Handoko, menambahkan momen ini menjadi awal baru bagi manajemen untuk membangun Persewangi menjadi klub yang lebih kuat dan terhormat.
Untuk itu, Purwo menegaskan Persewangi akan murni menjadi klub olahraga yang tidak terafiliasi pada politik apapun. "Perjuangan ini saya dedikasikan kepada masyarakat Banyuwangi dan Lskar Blambangan." kata Purwo.
Sementara itu, CEO Apparel Segara, Fikri Maulana mengatakan semua desain yang ditampilkan di jersey Persewangi membawa pesan yang kuat kepada perjuangan tim.
Jersey home terinspirasi dengan ombak perkasa yang mengelilingi daratan Banyuwangi. Warna emas pada jersey melambangkan sinar matahari, sesuai dengan julukan Sunrise of Java.
Sedangkan jersey away membawa corak kobaran api puputan Bayu yang menjadi simbol perjuangan Banyuwangi.
Simbol ini membawa semangat perjuangan yang berdiri di atas darah air mata dan harga diri. Semua desain tersebut didesain dari coretan tangan langsung dua seniman muda Banyuwangi Muhamad Kemal Malik dan Firman Aji Krisna.
Tak lupa sentuhan batik gajah oling yang membawa simbol kemakmuran, kejayaan dan kekuatan klub juga ikut menjadi bagian dari jersey musim ini.
Fikri optimis jersey jersey Persewangi juga akan laris di pasar Internasional, karena Segara sendiri adalah bagian dari Classic Football Shirt (CFS).
"Secara pribadi saya sunbangkan karya ini untuk Banyuwangi melalui Persewangi, dan almarhumah ibunda saya yang mendukung kreatifitas ini," tandas Fikri. (fre)
Editor : Ali Sodiqin