Sejak didatangkan dari Southampton pada musim panas 2023 dengan mahar mencapai £53 juta atau sekitar Rp1 triliun, Lavia baru tampil 30 kali di semua kompetisi untuk The Blues.
Sempat absen lama akibat masalah kebugaran di awal musim panas, Lavia mulai menunjukkan tanda-tanda konsistensi setelah tampil dalam enam laga beruntun antara 27 September hingga 1 November.
Namun, nasib sial kembali menimpanya hanya beberapa menit setelah laga melawan Qarabag dimulai, ketika ia mengalami cedera otot yang memaksanya keluar dari lapangan lebih awal.
Chelsea Dapat Kepastian Waktu Pemulihan Lavia
Menurut hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa Lavia akan absen setidaknya selama satu bulan penuh. Tim medis Chelsea masih akan terus memantau perkembangannya, namun klub dipastikan tidak akan mengambil risiko dengan memaksakan sang pemain kembali terlalu cepat.
Kehadiran jeda internasional selama dua pekan memang sedikit menguntungkan bagi proses pemulihan Lavia. Meski begitu, pemain berusia 21 tahun itu tetap diprediksi bakal melewatkan enam pertandingan penting Chelsea antara 22 November hingga 9 Desember 2025.
Enam Laga yang Akan Dilewatkan Romeo Lavia
Selama masa pemulihan, Lavia kemungkinan besar tidak akan tampil dalam laga-laga berikut:
1. Burnley (Premier League)
2. Barcelona (Liga Champions)
3. Arsenal (Premier League)
4. Leeds United (Premier League)
5. Bournemouth (Premier League)
6. Atalanta BC (Liga Champions)
Jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana, Lavia bisa kembali memperkuat tim saat Chelsea menghadapi Everton pada 13 Desember, atau Cardiff City di perempat final EFL Cup tiga hari setelahnya.
Apakah Chelsea Akan Mencari Pengganti Lavia di Bursa Transfer Januari?
Masalah kebugaran yang terus menghantui Romeo Lavia kini menimbulkan tanda tanya besar mengenai masa depannya di Stamford Bridge. Sejak berseragam Chelsea, ia baru mencatat 1.341 menit bermain dan belum pernah tampil penuh selama 90 menit dalam satu pertandingan pun.
Manajer Enzo Maresca diketahui sangat mengagumi kemampuan eks pemain muda Manchester City tersebut, namun keterbatasan menit bermain membuatnya harus bergantung pada pemain lain di lini tengah.
Dengan kondisi finansial klub yang belum memungkinkan untuk menjual Lavia di harga mendekati nilai belinya, Chelsea bisa saja mempertimbangkan opsi peminjaman sang pemain pada tahun 2026 jika situasi ini terus berlanjut.
Cedera terbaru ini menjadi pukulan telak bagi Chelsea yang tengah berupaya menjaga konsistensi performa di bawah asuhan Maresca. Absennya Lavia tidak hanya mengurangi kedalaman lini tengah, tetapi juga menambah daftar panjang pemain yang harus menepi karena cedera di skuad The Blues.
Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Maresca menyusun strategi tanpa kehadiran Lavia, terutama menghadapi periode padat menghadapi tim-tim besar seperti Barcelona dan Arsenal. (*)
Editor : Niklaas Andries