Newcastle masih mencari konsistensi setelah dua kali imbang di laga tandang dan kalah dramatis dari Liverpool. Di sisi lain, Wolves terpuruk di dasar klasemen usai gagal meraih satu pun poin dari tiga laga awal.
Awal musim Newcastle dihiasi drama seputar masa depan Alexander Isak. Dari tiga laga, The Magpies belum merasakan kemenangan.
Bahkan, mereka mencatat rekor aneh: menjadi tim kelima dalam sejarah Premier League yang membuka musim dengan dua hasil imbang 0-0 di laga tandang (vs Aston Villa dan Leeds United).
Lebih miris lagi, jumlah hasil imbang tanpa gol musim ini sudah melampaui catatan dua musim sebelumnya. Hasil minor itu memperpanjang tren tanpa kemenangan mereka menjadi lima laga liga beruntun.
Jika kembali kalah, Newcastle bisa menorehkan tiga kekalahan kandang beruntun di St James’ Park untuk pertama kali sejak 2021.
Namun, sektor pertahanan mereka masih solid. Newcastle tercatat sebagai tim dengan jumlah tembakan paling sedikit yang dihadapi musim ini (18 kali). Masalah justru ada di lini serang, dan kedatangan Nick Woltemade serta Yoane Wissa diharapkan menjadi solusi.
Secara head-to-head, Newcastle lebih dominan. Dari 20 pertemuan Premier League, mereka hanya kalah dua kali dan selalu mencetak gol.
Wolves bahkan hanya sekali menang dari 22 lawatan terakhir ke Tyneside, dengan clean sheet terakhir mereka terjadi pada 1974.
Kondisi Wolverhampton
Wolves datang ke laga ini dengan kondisi tertekan. Mereka menjadi satu-satunya tim Premier League tanpa poin musim ini.
Tekanan semakin besar bagi pelatih Vitor Pereira, karena timnya berpotensi mencatat empat kekalahan beruntun di awal musim liga untuk pertama kalinya dalam 127 tahun sejarah klub.
Lini pertahanan menjadi titik lemah terbesar. Wolves sudah kebobolan delapan gol dari tiga laga melawan Manchester City, Bournemouth, dan Everton.
Padahal, pada Maret–April lalu, mereka sempat tampil impresif dengan enam kemenangan beruntun yang menghapus ancaman degradasi. Sayangnya, tren itu tidak berlanjut: Wolves kini hanya meraih satu poin dari tujuh laga terakhir.
Jika kembali tumbang di St James’ Park, situasi akan semakin berat, sehingga laga kandang kontra Leeds pekan depan akan menjadi penentu.
Performa Terkini
Baca Juga: Tren Baru Lmarena AI Bikin Netizen Auto Kagum, Foto Biasa Disulap Jadi Figur 3D Super Realistis!
Newcastle (Premier League): Seri – Kalah – Seri
Wolves (Premier League): Kalah – Kalah – Kalah
Wolves (semua kompetisi): Kalah – Menang – Kalah – Kalah
Kabar Tim
Newcastle berpeluang memainkan rekrutan anyar Nick Woltemade dan Yoane Wissa yang bisa langsung debut. Anthony Gordon masih absen karena sanksi, sementara Anthony Elanga belum mendapat kepercayaan penuh.
Joelinton diperkirakan kembali dari cedera, sedangkan Jacob Ramsey yang sempat ditarik keluar saat melawan Leeds kemungkinan fit.
Dari kubu Wolves, Jorgen Strand Larsen siap tampil usai absen pekan lalu. Striker anyar Tolu Arokodare juga bisa menjadi opsi tambahan. Fer Lopez yang tampil impresif sebagai pengganti punya kans masuk starter.
Ladislav Krejci, bek anyar dari Girona, bisa mencatat debut, sementara Hugo Bueno dan Ki-Jana Hoever menunggu kepastian kebugaran.
Perkiraan Susunan Pemain
Newcastle United (4-3-3): Pope; Livramento, Schar, Burn, Hall; Bruno Guimaraes, Tonali, Joelinton; Murphy, Woltemade, Barnes.
Wolverhampton Wanderers (3-4-3): Jose Sa; S Bueno, Agbadou, Krejci; R Gomes, J Gomes, Bellegarde, Moller Wolfe; Fer Lopez, Strand Larsen, Arias.
Prediksi Skor: Newcastle United 2-0 Wolverhampton Wanderers
Newcastle memang belum konsisten, tetapi performa heroik melawan Liverpool menunjukkan potensi besar mereka.
Sementara itu, Wolves tampak kesulitan menemukan bentuk permainan dan minim kreativitas. Jika tren negatif berlanjut, mereka bisa semakin terbenam di dasar klasemen. (*)
Editor : Niklaas Andries