alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

IKASI Gelar Kejuaraan Anggar, Diikuti 232 Atlet Se-Jawa dan Bali

GIRI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Kejuaraan anggar terbuka Banyuwangi Open kemarin (15/9) digelar di GOR Tawangalun. Sebanyak 232 atlet dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa dan Bali ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Event ini menjadi daya tarik bagi klub anggar di luar Banyuwangi. Bahkan, beberapa tim dari Surakarta, Bandung, Bogor, dan Bali ikut bertanding. Ada tiga kategori pelajar dalam pertandingan tersebut. Mulai kelas SD, SMP, hingga SMA.

Untuk kategori SD ada dua jenis senjata yang dimainkan, yaitu floret dan degen. Sedangkan di jenjang SMP dan SMA menggunakan tiga jenis senjata, yaitu floret, saber, dan degen. ”Dalam kejuaraan ini akan muncul atlet-atlet baru anggar,” tegas Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Banyuwangi Agus Andriyono.

Baca Juga :  Wasit Enggan Memimpin, Laga Persewangi vs PSPK Nyaris Tertunda

Event tersebut digelar untuk memperlihatkan bagaimana perkembangan olahraga anggar di luar Banyuwangi bagi masyarakat Bumi Blambangan. Termasuk menunjukkan perkembangan anggar di Banyuwangi kepada para tamu.

Agus menargetkan Banyuwangi bisa menjadi juara umum di kategori SD. Sebab, dari 21 atlet asal Banyuwangi, mayoritas masih duduk di bangku sekolah dasar. ”Ada juara umum di setiap kategori. Kita berharap bisa juara umum untuk kategori SD supaya masyarakat tahu pembinaan kita berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ketua IKASI Jatim Ali Ruchi mengatakan, Banyuwangi Open diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk Kabupaten Banyuwangi. Terutama bagi para atlet dan praktisi olahraga anggar di Jawa, Bali, dan sekitarnya. ”Kejuaraan ini bagian dari promosi sport tourism Banyuwangi. Peserta kejuaraan berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Bali. Selama di Banyuwangi, mereka bisa menikmati destinasi wisata Banyuwangi,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Baca Juga :  Regenerasi Ketua Cabor, Dayung Siapkan Skuad Porprov Jatim

GIRI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Kejuaraan anggar terbuka Banyuwangi Open kemarin (15/9) digelar di GOR Tawangalun. Sebanyak 232 atlet dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa dan Bali ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Event ini menjadi daya tarik bagi klub anggar di luar Banyuwangi. Bahkan, beberapa tim dari Surakarta, Bandung, Bogor, dan Bali ikut bertanding. Ada tiga kategori pelajar dalam pertandingan tersebut. Mulai kelas SD, SMP, hingga SMA.

Untuk kategori SD ada dua jenis senjata yang dimainkan, yaitu floret dan degen. Sedangkan di jenjang SMP dan SMA menggunakan tiga jenis senjata, yaitu floret, saber, dan degen. ”Dalam kejuaraan ini akan muncul atlet-atlet baru anggar,” tegas Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Banyuwangi Agus Andriyono.

Baca Juga :  Meski Biaya Swadaya, Atlet Panco Situbondo Sering Mendapatkan Juara

Event tersebut digelar untuk memperlihatkan bagaimana perkembangan olahraga anggar di luar Banyuwangi bagi masyarakat Bumi Blambangan. Termasuk menunjukkan perkembangan anggar di Banyuwangi kepada para tamu.

Agus menargetkan Banyuwangi bisa menjadi juara umum di kategori SD. Sebab, dari 21 atlet asal Banyuwangi, mayoritas masih duduk di bangku sekolah dasar. ”Ada juara umum di setiap kategori. Kita berharap bisa juara umum untuk kategori SD supaya masyarakat tahu pembinaan kita berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ketua IKASI Jatim Ali Ruchi mengatakan, Banyuwangi Open diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk Kabupaten Banyuwangi. Terutama bagi para atlet dan praktisi olahraga anggar di Jawa, Bali, dan sekitarnya. ”Kejuaraan ini bagian dari promosi sport tourism Banyuwangi. Peserta kejuaraan berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Bali. Selama di Banyuwangi, mereka bisa menikmati destinasi wisata Banyuwangi,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Baca Juga :  Anggar Targetkan Emas dari Anggota Polri

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/