alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Porprov Jatim 2022

Tren Emas Gulat Masih Berjalan

LUMAJANG, Radar Banyuwangi – Separo perolehan emas Kabupaten Banyuwangi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur tahun ini masih disokong oleh cabor bela diri. Selasa (28/6), giliran kontingen gulat Banyuwangi yang menyumbangkan dua medali emas.

Dua emas Banyuwangi dipersembahkan Ayub Bagus Setiawan yang bertanding di gaya grego roman kelas 77 kilogram (kg) dan Juwitwa Angraini yang turun di gaya bebas putri kelas 53 kg. Sedangkan medali perak dipersembahkan atlet gaya bebas putri kelas 62 kg, Norma Ayu Agustina.

Juwita Angraini mengatakan, emas yang diraihnya di gelaran porprov tahun ini merupakan yang pertama. Karena itu, medali itu ia persembahkan untuk keluarga yang selalu mendukung dan mendoakannya. Dia juga merasakan bagaimana beratnya bertarung dipartai final.

Baca Juga :  Cabdinprov Minta Sekolah Beri Atlet Dispensasi dan Vitamin

Juwita harus kerja keras untuk mengalahkan Syeren Naysila dari Kabupaten Blitar dengan poin 4-2 di Gor Graha Surya Mahameru, Lumajang. ”Lawan di final tadi adalah yang mengalahkan saya di babak penyisihan. Alhamdulillah, di partai final saya bisa mengalahkan Syeren karena dia adalah juara bertahan,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih gulat Banyuwangi Miskam mengatakan, perjuangan anak-anak yang bertanding hari ini sangat maksimal. Sebab, dari empat pegulat yang berpotensi mendapatkan medali, hanya satu yang belum berhasil. Raihan dua emas dan satu perak pada hari ini tak lain berkat latihan keras selama pemusatan latihan.

Dengan tambahan medali tersebut, kontingen gulat Banyuwangi berhasil mengumpulkan 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Medali perunggu lebih dulu dipersembahkan oleh M. Aldi yang turun di kelas grego roman 55 kg. ”Semuanya sudah berusaha secara maksimal. Saya salut dengan semangat pantang menyerah dari anak-anak saat bertanding, mereka sangat luar biasa,” tandas Miskam. (fre/afi/c1)

Baca Juga :  HIPMI Dukung Penerbangan Sumenep-Banyuwangi

LUMAJANG, Radar Banyuwangi – Separo perolehan emas Kabupaten Banyuwangi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur tahun ini masih disokong oleh cabor bela diri. Selasa (28/6), giliran kontingen gulat Banyuwangi yang menyumbangkan dua medali emas.

Dua emas Banyuwangi dipersembahkan Ayub Bagus Setiawan yang bertanding di gaya grego roman kelas 77 kilogram (kg) dan Juwitwa Angraini yang turun di gaya bebas putri kelas 53 kg. Sedangkan medali perak dipersembahkan atlet gaya bebas putri kelas 62 kg, Norma Ayu Agustina.

Juwita Angraini mengatakan, emas yang diraihnya di gelaran porprov tahun ini merupakan yang pertama. Karena itu, medali itu ia persembahkan untuk keluarga yang selalu mendukung dan mendoakannya. Dia juga merasakan bagaimana beratnya bertarung dipartai final.

Baca Juga :  Latihan Tuntas, Apache dan Black Hawk Masuk Kapal

Juwita harus kerja keras untuk mengalahkan Syeren Naysila dari Kabupaten Blitar dengan poin 4-2 di Gor Graha Surya Mahameru, Lumajang. ”Lawan di final tadi adalah yang mengalahkan saya di babak penyisihan. Alhamdulillah, di partai final saya bisa mengalahkan Syeren karena dia adalah juara bertahan,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih gulat Banyuwangi Miskam mengatakan, perjuangan anak-anak yang bertanding hari ini sangat maksimal. Sebab, dari empat pegulat yang berpotensi mendapatkan medali, hanya satu yang belum berhasil. Raihan dua emas dan satu perak pada hari ini tak lain berkat latihan keras selama pemusatan latihan.

Dengan tambahan medali tersebut, kontingen gulat Banyuwangi berhasil mengumpulkan 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Medali perunggu lebih dulu dipersembahkan oleh M. Aldi yang turun di kelas grego roman 55 kg. ”Semuanya sudah berusaha secara maksimal. Saya salut dengan semangat pantang menyerah dari anak-anak saat bertanding, mereka sangat luar biasa,” tandas Miskam. (fre/afi/c1)

Baca Juga :  Banyuwangi Siap Rematch Lawan Surabaya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/