alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Porprov Jatim 2022

Pendatang Baru, Woodball Langsung Sabet Dua Emas

LUMAJANG, Radar Banyuwangi – Kejutan akhirnya datang dari cabang olahraga (cabor) baru di Banyuwangi, yakni woodball. Di partai final yang berlangsung di Lumajang Selasa (28/6), woodball Banyuwangi berhasil menyumbangkan dua medali emas.

Emas pertama woodball diraih pasangan Satria Abada dan M. Febri yang turun di kelas ganda putra. Mereka menang atas tiga kota, yakni Surabaya, Kota Malang, dan Kabupaten Pamekasan. Emas kedua diraih pasangan ganda campuran Rio Ramadhan dan Devira Yuniarta. Mereka berhasil mengalahkan Kabupaten Pacitan dengan skor 4-1.

Dua medali emas yang diperoleh cabor woodball cukup mengejutkan, bahkan bagi para pengurus. Pelatih woodball Banyuwangi Rudianto mengatakan, sejak awal dia hanya menargetkan satu medali emas. Namun, hasil berkata lain. Woodball justru bisa membawa pulang dua medali. ”Yang pasti bangga dengan anak-anak. Mereka membuktikan ini sesuai harapan kami, kita bangga sekali. Target kita awalnya satu emas saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Remisi Kemerdakaan Bagi Napi

Rudi berharap, anak asuhnya masih bisa menambah pundi-pundi emas untuk Banyuwangi. Hari ini (29/6) masih ada pertandingan di nomor tim dan single. Dari kedua nomor itu, menurutnya minimal bisa mendapatkan dua medali. ”Kita berharap ada tambahan medali. Tentunya ini menjadi kebanggaan untuk cabor kita,” ungkapnya.

Atlet peraih medali emas, M. Febri mengatakan, dirinya sempat pesimistis bisa memenangkan pertandingan di final kemarin. Selain nervous, hingga pertengahan babak dia melihat tim Banyuwangi nyaris kalah. Namun, dia dan rekannya berhasil membalik keadaan hingga sukses mendulang emas untuk Banyuwangi. ”Ini medali pertama saya, Alhamdulillah langsung mendapat emas. Ini untuk Banyuwangi dan orang tua kita,” tandasnya. (fre/afi/c1)

Baca Juga :  Anggar Asah Strategi di Sidoarjo

LUMAJANG, Radar Banyuwangi – Kejutan akhirnya datang dari cabang olahraga (cabor) baru di Banyuwangi, yakni woodball. Di partai final yang berlangsung di Lumajang Selasa (28/6), woodball Banyuwangi berhasil menyumbangkan dua medali emas.

Emas pertama woodball diraih pasangan Satria Abada dan M. Febri yang turun di kelas ganda putra. Mereka menang atas tiga kota, yakni Surabaya, Kota Malang, dan Kabupaten Pamekasan. Emas kedua diraih pasangan ganda campuran Rio Ramadhan dan Devira Yuniarta. Mereka berhasil mengalahkan Kabupaten Pacitan dengan skor 4-1.

Dua medali emas yang diperoleh cabor woodball cukup mengejutkan, bahkan bagi para pengurus. Pelatih woodball Banyuwangi Rudianto mengatakan, sejak awal dia hanya menargetkan satu medali emas. Namun, hasil berkata lain. Woodball justru bisa membawa pulang dua medali. ”Yang pasti bangga dengan anak-anak. Mereka membuktikan ini sesuai harapan kami, kita bangga sekali. Target kita awalnya satu emas saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasti di Porprov, Kodrat Maksimalkan Persiapan

Rudi berharap, anak asuhnya masih bisa menambah pundi-pundi emas untuk Banyuwangi. Hari ini (29/6) masih ada pertandingan di nomor tim dan single. Dari kedua nomor itu, menurutnya minimal bisa mendapatkan dua medali. ”Kita berharap ada tambahan medali. Tentunya ini menjadi kebanggaan untuk cabor kita,” ungkapnya.

Atlet peraih medali emas, M. Febri mengatakan, dirinya sempat pesimistis bisa memenangkan pertandingan di final kemarin. Selain nervous, hingga pertengahan babak dia melihat tim Banyuwangi nyaris kalah. Namun, dia dan rekannya berhasil membalik keadaan hingga sukses mendulang emas untuk Banyuwangi. ”Ini medali pertama saya, Alhamdulillah langsung mendapat emas. Ini untuk Banyuwangi dan orang tua kita,” tandasnya. (fre/afi/c1)

Baca Juga :  Remisi Kemerdakaan Bagi Napi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/