alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Bawa 11 Atlet, Hanya Mampu Gondol 4 Medali

BANYUWANGI – Hasil Kejuaraan Daerah Renang Jatim 2018 kemarin (27/3) sepertinya harus menjadi bahan evaluasi bagi PRSI Banyuwangi. Turun dengan 11 atlet, cabor renang Banyuwangi hanya mampu membawa pulang empat medali.

Pasalnya, medali-medali yang diperoleh tersebut dihasilkan oleh satu atlet, yaitu Alessandro William H, yang turun di empat kelas. Mulai 50 meter gaya dada, kupu-kupu, punggung, dan bebas. Dari keempat kelas itu, Willi berhasil membawa pulang satu emas, dua perak, dan satu perunggu. Sedangkan sepuluh atlet lainnya masih belum menyumbangkan medali satu pun untuk cabor renang Banyuwangi. Termasuk, salah satu rising star renang putri, Ni Luh Made Kanya.

”Ada dua rising star kita, Ni Luh dan Willi. Tapi kali ini Ni Luh memang belum tampil maksimal. Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk bisa melakukan persiapan lebih baik ke depan,” ujar Ketua PRSI Banyuwangi Aditya Ruli Delianto.

Salah satu langkah terdekat yang akan diambil PRSI menurut Adit adalah melakukan upgrading kepada para pelatih klub di bawah PRSI. Termasuk memberikan program baru bagi klub agar bisa meningkatkan kualitas atlet mereka. ”Kita cabor hanya bisa mendorong, agar atlet dan klub bisa maksimal melakukan pembinaan. Kita sudah siapkan reward bagi mereka yang berprestasi,” imbuhnya.

Dia juga menambahkan, para atlet dan pelatih masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sebelum Kejurnas Renang yang digelar tahun ini dan Porprov untuk tahun depan. Selain Kejurkab yang rencananya akan kembali digelar dalam beberapa bulan ke depan, PRSI juga menyiapkan Porkab sebagai evaluasi dan seleksi bagi para atlet. (*)

BANYUWANGI – Hasil Kejuaraan Daerah Renang Jatim 2018 kemarin (27/3) sepertinya harus menjadi bahan evaluasi bagi PRSI Banyuwangi. Turun dengan 11 atlet, cabor renang Banyuwangi hanya mampu membawa pulang empat medali.

Pasalnya, medali-medali yang diperoleh tersebut dihasilkan oleh satu atlet, yaitu Alessandro William H, yang turun di empat kelas. Mulai 50 meter gaya dada, kupu-kupu, punggung, dan bebas. Dari keempat kelas itu, Willi berhasil membawa pulang satu emas, dua perak, dan satu perunggu. Sedangkan sepuluh atlet lainnya masih belum menyumbangkan medali satu pun untuk cabor renang Banyuwangi. Termasuk, salah satu rising star renang putri, Ni Luh Made Kanya.

”Ada dua rising star kita, Ni Luh dan Willi. Tapi kali ini Ni Luh memang belum tampil maksimal. Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk bisa melakukan persiapan lebih baik ke depan,” ujar Ketua PRSI Banyuwangi Aditya Ruli Delianto.

Salah satu langkah terdekat yang akan diambil PRSI menurut Adit adalah melakukan upgrading kepada para pelatih klub di bawah PRSI. Termasuk memberikan program baru bagi klub agar bisa meningkatkan kualitas atlet mereka. ”Kita cabor hanya bisa mendorong, agar atlet dan klub bisa maksimal melakukan pembinaan. Kita sudah siapkan reward bagi mereka yang berprestasi,” imbuhnya.

Dia juga menambahkan, para atlet dan pelatih masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sebelum Kejurnas Renang yang digelar tahun ini dan Porprov untuk tahun depan. Selain Kejurkab yang rencananya akan kembali digelar dalam beberapa bulan ke depan, PRSI juga menyiapkan Porkab sebagai evaluasi dan seleksi bagi para atlet. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Penjual Bunga Nyekar Laris Manis

Perkuat Otot, Atlet Selam Nge-Gym

Aneka Ukuran Kunci Pas Terlengkap

Pesanan Miniatur Truk Mengalir

Artikel Terbaru

/